Beranda Berita Utama Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melonjak 682 Orang, Kasus Positif Bertambah...

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Melonjak 682 Orang, Kasus Positif Bertambah 176 Orang

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah signifikan pada Rabu (18/8). Penambahan kasus sembuh kembali melampaui penambahan harian kasus positif. Berdasarkan data, 682 orang dinyatakan sembuh covid-19 di Kota Denpasar.

Meski demikian, kasus positif covid-19 di Kota Denpasar mengalami penambahan 176 orang. Dari jumlah tersebut, 51,70 persen atau 91 orang belum mengikuti vaksinasi dan 19,89 persen atau 35 orang berstatus warga luar Kota Denpasar. Sementara itu, kasus meninggal dunia melonjak 21 orang dengan status terkonfirmasi positif covid-19, dan 20 orang di antaranya belum divaksinasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, secara terinci dari 176 orang yang dinyatakan positif, 35 orang pasien positif covid-19 merupakan warga luar Kota Denpasar yakni KTP Badung 1 orang, KTP Buleleng 1 orang, KTP Jembrana 2 orang. Selanjutnya KTP Karangasem 2 orang, KTP Tabanan 3 orang, dan KTP luar Bali 26 orang.

“Tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi. Selain itu, kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” ujar Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 33.429 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 29.053 orang (86,91 persen), meninggal dunia 654 orang (1,96 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 3.740 orang (11,19 persen).

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Buka Webinar "Paradigma Baru Kesehatan Menuju Pariwisata Kembali Bangkit"

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi covid-19,” ajak Dewa Rai. (gie/hmden)