Beranda Bali News Dihadiri Wagub Cok. Ace, BI Bali Gelar Silaturahmi Industri Perbankan dan Outlook...

Dihadiri Wagub Cok. Ace, BI Bali Gelar Silaturahmi Industri Perbankan dan Outlook Ekonomi Bali 2022

sar

CENDERAMATA – Wagub Cok. Ace menerima cenderamata seusai menjadi keynote speaker pada silaturahmi industri perbankan dan outlook Ekonomi Bali 2022, Selasa (11/1/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali, Selasa (11/1/2022) menggelar silaturahmi industri perbankan dan Outlook Ekonomi Bali 2022 di Kebon Vintage Biaung. Acara ini dihadiri Wagub Bali Cok. Ace, Kepala KPW BI Bali Trisno Nugroho, Ketua ISEI Bali I Nyoman Mahendra Yasa, Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, pimpinan perbankan di Bali, serta sejumlah akademisi.

Sebagai keynote speaker, Wagub Cok. Ace mengungkapkan, covid-19 sangat memporak-porandakan ekonomi Bali yang selama ini bertumpu pada sektor pariwisata. “Pertumbuhan ekonomi Bali sempat mengalami kontraksi yang cukup dalam,” tegas tokoh Puri Ubud tersebut.

Cok. Ace memaparkan, sejak perkembangan pariwisata di Bali telah terjadi loncatan dari budaya agraris pertanian ke sektor industri jasa. “Tahap kedua yakni industri pengolahan yang memberikan nilai tambah kepada sektor pertanian terloncati,” tegasnya.

Karena itu, ketika pariwisata lumpuh akibat covid-19, perekonomian Bali menjadi sangat terkontraksi. Untuk itulah, ke depan Wagub tetap menyelaraskan seluruh sektor mulai pertanian hingga pariwisata seperti dalam Ekonomi Kerthi Bali yang telah diluncurkan Gubernur Wayan Koster.

Lantas bagaimana kondisi ekonomi Bali 2022? Menurut mantan Bupati Gianyar ini, perekonomian Bali masih tetap optimis pada 2022. Yang penting, ujarnya, mampu meningkatkan daya tahan baik daya tahan kesehatan dan daya tahan ekonomi, serta mampu meningkatkan daya saing.

Yang pasti, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali, para pengusaha khususnya di sektor pariwisata saat ini membutuhkan soft loan. “Dengan soft loan, pengusaha akan mampu membayar utang-utang mereka yang berbunga tinggi saat ini,” tegasnya sembari meminta kalangan perbankan bisa membantu pengusaha memberikan soft loan ini.

Baca Juga  Kasus Baru Covid-19 di Bali Bertambah 51, Kasus Sembuh Bertambah 93 Orang

Senada dengan Wagub Cok. Ace, Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho menyatakan optimis ekonomi Bali bisa tumbuh positif di tahun 2022 ini. Hal ini, menurutnya, dipicu sejumlah event dunia yang digelar di Bali. “Puncaknya akan ada pertemuan G20 pada Oktober mendatang,” tegasnya.

Dengan event-event internasional yang digelar di Bali, dia memprediksi ekonomi Bali bisa tumbuh hingga 5,6 persen. “Kami optimis ekonomi Bali bisa tumbuh hingga 5,6 persen, setelah sebelumnya mengalami pertumbuhan negatif 2,6 persen,” katanya.

Sementara Ketua ISEI Bali Nyoman Mahendra Yasa menegaskan, untuk menciptakan optimisme ekonomi pada 2022, kinerja masing-masing sektor benar-benar harus diperhatikan. Mana sektor ekonomi yang sudah hijau, mana yang kuning dan mana yang merah. “Yang kuning dan merah tentu saja perlu dilakukan pendampingan sehingga menjadi hijau,” tegasnya. (sar/bvn)