Beranda Bali News Bank Indonesia dan BPD Bali Siap Dukung Akselerasi TP2DD Jembrana

Bank Indonesia dan BPD Bali Siap Dukung Akselerasi TP2DD Jembrana

ist

TP2DDHLM TP2DD yang digelar KPw BI Bali bersama Pemkab Jembrana, Senin (24/1/2022).

 

NEGARA (BALIVIRALNEWS) –

Pada Senin, 24 Januari 2022, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (HLM TP2DD). HLM dihadiri oleh Kepala dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bupati Jembrana, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Direktur Operasional BPD Bali, serta seluruh anggota TP2DD Kabupaten Jembrana.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan komitmenya untuk melakukan perluasan digitalisasi untuk semua sektor ekonomi, termasuk layanan pajak dan retribusi daerah. Pemkab Jembrana telah menyiapkan rencana aksi perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sejalan dengan mewujudkan visi Pemkab Jembrana, yakni mewujudkan masyarakat Jembrana Bahagia berlandaskan Tri Hita Karana. Saat ini belanja Pemkab Jembrana sudah dilaksanakan 100% secara nontunai. Berdasarkan peta jalan (road map) yang telah disusun, perluasan pembayaran nontunai pajak daerah dan retribusi daerah dengan sistem terintegrasi ditargetkan selesai pada 2023.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho memaparkan digitalisasi, selain sejalan dengan protokol kesehatan di masa pandemi, juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan kualitas layanan publik. Upaya elektronifikasi transaksi Pemkab Jembrana, khususnya peningkatan kanal nontunai dan QRIS yang dilakukan Pemkab Jembrana telah berhasil meningkatkan skor Indeks ETPD menjadi 93,82% pada triwulan II 2021, naik dari triwulan sebelumnya sebesar 87,32%.

Di samping itu, Kabupaten Jembrana juga menduduki peringkat ke-1 pada triwulan II 2021 dari sebelumnya peringkat ke-9 pada triwulan I 2021 di tingkat pemerintah kabupaten se-Indonesia. Berdasarkan hasil asesmen triwulan II 2021, seluruh jenis pajak dan retribusi di Kabupaten Jembrana telah terimplementasikan kanal pembayaran nontunai, namun pada realisasinya pembayaran didominasi oleh kanal pembayaran semidigital dan tunai.

Baca Juga  Kadis PUPR dan Bandesa Adat Besakih Pastikan Tak Ada Pembangunan Fasilitas Tempat Ibadah Selain Pura di Kawasan Suci Besakih

Dalam rangka penguatan ETPD Kabupaten Jembrana menuju championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), Trisno menyebut penguatan pada lima kunci championship P2DD, yaitu aspek komitmen, regulasi, infrastruktur, edukasi, dan layanan masyarakat. Saat ini, digital competitiveness Index Bali berada di posisi 4 se-Indonesia. Hal ini tentu menjadi peluang bagi Kabupaten Jembrana untuk meraih championsip P2DD.

Direktur Operasional BPD Bali, Ida Bagus Gede Setiayasa menambahkan, BPD Bali telah melakukan asesmen terhadap kebutuhan dan kesiapan pemerintah daerah yang memerlukan otomatisasi dan integrasi pada model billing. Terdapat 3 (tiga) hal yang harus dipersiapkan untuk mendukung akselerasi program P2DD, yakni (1) komitmen dan kebijakan dari pimpinan daerah untuk penerapan sistem pembayaran secara nontunai, (2) asesmen dan penyatuan konsep antar-instansi untuk meminimalisir kustomisasi sistem aplikasi, serta (3) handling operasional yang pakem dan sistematis. (sar/hmbi)