Beranda Bali News Alergi Digitalisasi, BPR Berpeluang akan Tersingkir

Alergi Digitalisasi, BPR Berpeluang akan Tersingkir

ist

Made Arya Amitaba

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Menurut salah satu pelaku di industri perbankan yang juga Direktur Utama BPR Kanti, I Made Arya Amitaba, memang di tengah derasnya perkembangan digitalisasi dewasa ini secara perlahan-lahan akan mampu menyingkirkan pelaku industri perbankan khususnya di BPR jika masih alergi dengan perkembangan arus digitalisasi. Mau tidak mau, suka tidak suka serta siap tidak siap, tentu tetap harus diikuti.

Memang tidak dapat dipungkiri mungkin ada saja BPR tidak fokus dengan perkembangan digitalisasi tersebut. Tentu dapat dikatakan tinggal menunggu waktu BPR tersebut akan tersingkir dengan sendirinya.

“Jika tetap bersikukuh tidak akan masuk ke digitalisasi, kemungkinan semakin cepat akan tersingkir di tengah derasnya perkembangan digitalisasi saat ini maupun yang akan datang,” jelasnya, Kamis (27/1) di Denpasar.

Tentu wajib menyiapkan diri dalam menyongsong era digitalisasi tersebut. Selain itu, untuk kesiapan SDM sangat penting diperhatikan juga dalam menyongsong digitalisasi tersebut. Memang semua tetap tergantung dari lembaga (BPR atau bank) itu sendiri, apakah akan mau memacu atau hanya berdiam diri menunggu tersingkir secara perlahan-lahan.

“Tentu dari lembaganya sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak siap atau penerapan digitalisasi di BPR dihambat oleh faktor permodalan. Digitalisasi tersebut memang dicanangkan oleh regulator (OJK) agar mampu melakukan kolaborasi di era saat ini,” tutupnya. (bvn4)

Baca Juga  Presiden: Segera Belanjakan APBD untuk Gerakkan Ekonomi Daerah