Beranda Badung News FKH Bekerja Sama dengan PDHI Cabang Bali dan Desa Bakas Bentuk Desa...

FKH Bekerja Sama dengan PDHI Cabang Bali dan Desa Bakas Bentuk Desa Contoh Tanggap Rabies

hm-unud

TANGGAP RABIES – Pertemuan antara FKH Unud, PDHI dan Desa Bakas untuk pembentukan desa contoh tanggap rabies.

 

SEMARAPURA (BALIVIRALNEWS) –

Sebagai bentuk keseriusan ikut berkontribusi pada permasalahan rabies di Bali, yaitu dalam memutus rantai penyebaran penyakit rabies, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, dan Desa Bakas telah menyepakati kegiatan pembentukan desa contoh tanggap rabies, Selasa, 22 Februari 2022 di Kantor Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Kegiatan ini merupakan lanjutan setelah pertemuan perdana mengenai pembentukan desa contoh tanggap rabies. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., kesepakatan bersama ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pertemuan inisiasi yang dilakukan sebelumnya dengan Kepala Desa Bakas.

Pada saat pertemuan kedua ini yang juga dihadiri oleh Kepala Dusun dan Bendesa Adat Bakas kembali disampaikan pemaparan tentang tujuan pembentukan desa contoh tanggap rabies. Dalam kesepakatan tersebut dipaparkan program yang akan dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran penyakit rabies yaitu melalui pendekatan manajemen populasi anjing (dog management population – DPM).

Menurut Ketua PDHI Bali, Prof. Dr. drh. I Ketut Puja, M.Kes., tujuan program ini adalah  (1) mendorong tanggung jawab yang lebih besar di antara para pemilik anjing untuk mengelola populasi dan perawatan serta kesejahteraan hewannya masing-masing. (2) Mengeksplorasi sistem identifikasi dan registrasi yang sesuai dan berkelanjutan. (3) Memastikan anjing yang diliarkan tidak mengalami peningkatan populasi, (4) Membatasi ruang gerak anjing yang berkeliaran, utamanya di daerah-daerah tertentu dimana anjing tidak dapat ditoleransi keberadaannya (misalnya sekolah, pasar dan taman-taman umum).

Lebih lanjut, Prof. Nyoman Suartha menyampaikan, program yang dirancang akan bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan diakui tidak mudah melakukan perubahan mengarah yang lebih baik, pasti diperlukan pengorbanan dan kerja keras. Terpenting bagaimana kita memiliki keinginan untuk bersama terutama masyarakat untuk membebaskan Desa Bakas dari penyakit rabies. Diharapkan dengan program desa contoh tanggap rabies akan dapat menstimulasi kepemilikan hewan peliharaan terutama anjing yang bertangung jawab dan berkualitas.

Baca Juga  Dana BKK Lewat Program “Badung Angelus Buana” Digunakan Bangun Jembatan dan Perbaikan Jalan di Empat Kabupaten

Sementara Perbekel Desa Bakas I Wayan Murdana, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih serta kesiapan masyarakat menerima program ini dan berharap tidak hanya pada penyakit rabies namun juga penyakit ternak lainnya serta dapat dilakukan secara berkelanjutan. (sar/hm-unud)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas741-Fakultas-Kedokteran-Hewan-bekerja-sama-dengan-Perhimpunan-Dokter-Hewan-Indonesia-Cabang-Bali-dan-Desa-Bakas-Membentuk-Desa-Contoh-Tanggap-Rabies.html