bvn4
Puing-puing kebakaran Pasar Mengwi.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Pascaterbakarnya kios di lantai 2 Pasar Desa Adat Mengwi, Badung, Selasa (29/11) malam lalu, pihak desa adat serta pengelola Pasar Desa Adat Mengwi, Badung berencana melakukan relokasi dengan menyiapkan tempat khusus agar para pedagang korban kebakaran bisa beraktivitas kembali.
Bendesa Adat Mengwi, Anak Agung Gelgel, Rabu (30/11/2022) mengatakan, untuk relokasi pedagang pihaknya akan menyiapkan tempat khusus agar para pedagang korban kebakaran bisa beraktivitas kembali. Tempat yang akan digunakan yakni memanfaatkan pelataran parkir di sebelah barat pasar. “Kami akan alokasikan 16 pedagang di depan parkir sebelat barat. Mudah-mudah mereka bisa beraktivitas kembali,” jelasnya.
Dirinya menyampaikan, akan segera menggelar Upacara Guru Piduka dan Pecaruan untuk menetralisir lokasi kejadian sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kami sudah meminta petunjuk kepada sulinggih untuk menggelar Upacara Guru Piduka, Bendu Piduka, dan pecaruan. Ini akan dilaksanakan di Pura Melanting,” katanya.
Dia menyampaikan, untuk perbaikan fisik bangunan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait penanganan pascakebakaran.
“Untuk perbaikan akan dilakukan segera paling tidak awal 2023 sudah bisa, tentunya dengan dukungan pemerintah. Saya sudah bersurat kepada BPBD dan Bupati Badung akan dapat membantu masyarakat kami dan membuat kembali pasar tradisional ini,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Selasa (29/11) lalu, sekitar pukul 20.30. Tercatat 56 kios dari 16 pemilik Pasar Mengwi mengalami kebakaran. Kerugian ditaksir sekitar Rp 3,8 miliar. (bvn4)







































