Beranda Bali News Covid-19 jangan Anggap Remeh, PDP di Bali Bertambah 11 Orang

Covid-19 jangan Anggap Remeh, PDP di Bali Bertambah 11 Orang

ist

Dewa Made Indra

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Pemerintah Provinsi Bali melalui Satgas Penanggulangan Covid-19, memaparkan  perkembangan Penanggulangan Virus Disease Corona (Covid-19) di Provinsi Bali. “Sampai saat ini kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 141 orang (tambahan 11 orang terdiri atas 8 WNI dan 3 WNA),” ujar Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Dewa Made Indra.
Dari 141 sampai yang telah diuji, ujarnya, sudah keluar hasil sampel 100 orang yaitu 90 orang negatif, 10 orang positif, dengan kata lain ada tambahan 1 orang positif WNI.
Selanjutnya, ujar Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu, Gubernur Bali dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali membuat keputusan bersama untuk membentuk Satgas gotong royong pencegahan Covid-19 berbasis Desa Adat. Desa adat memiliki peranan yang sangat strategis untuk turut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran pandemi covid-19 demi keselamatan umat manusia.
“Sejak tanggal 27 Maret hingga saat ini, pekerja migran Indonesia yang sudah dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM telah melaksanakan rapid test dan dinyatakan negatif  177 orang.  Dengan rincian di UPT  Bapelkesmas 70 orang, dan di BPSDM 107 orang,” katanya.
Satgas pun mengimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri atau isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat.
Sesuai pedoman kerahasiaan dan perlindungan data dalam penanggulangan COVID-19 bahwa data pasien khususnya terkait data pribadi meliputi identitas individu seperti nama, alamat, nomor telepon dan data pribadi yang dapat mengidentifikasi seseorang dan keluarganya tidak boleh diungkap kepada pihak ketiga untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data.
Satgas juga mengimbau seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaannya karena penyebaran covid-19 menunjukkan tren peningkatan di tingkat nasional.  Covid-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.
Masyarakat juga diminta untuk terus mengikuti ajakan dan imbauan dari pemerintah untuk mengatur jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik sekaligus mengurangi aktivitas-aktivitas di luar rumah.
Diimbau juga kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap Unsur TNI, Polri dan lembaga-lembaga lainnya yang sedang bergotong royong melakukan upaya pencegahan penyebaran virus covid-19.
Editor Wes Arimbawa

 

Baca Juga  Peringati Bulan Bung Karno, Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Pangan dan Sembako Kepada Veteran.