bvn/wes
MURUNG RAYA – Anggota Komisi II DPRD Badung Nyoman Gede Wiradana menerima rombongan DPRD Kabupaten Murung Raya, Kamis (27/6/2024).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Badung Nyoman Gede Wiradana menerima kunjungan rombongan DPRD Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, Kamis (27/6/ 2024). Topik yang didalami yakni pengembangan kawasan Agro Techno Park atau ATP sebagai kawasan terpadu pertanian dan pariwisata.
Ketua rombongan DPRD Kabupaten Murung Raya Doni menyatakan, pihaknya bersama 17 anggota DPRD melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Badung. Ada beberapa aspek yang akan diobservasi dan ditiru di Kabupaten badung terutama menyangkut pariwisata dan produk lokalnya seperti kopi. Alam Kabupaten Murung Raya sangat mendukung untuk ini.
Luas tanahnya, ujar Doni, sangat luas sehingga perlu semacam kreativitas yang baik dari stakeholder. Makanya pihaknya datang ke Kabupaten Badung ingin meniru bagaimana meningkatkan potensi yang ada di Kabupaten Murung Raya. “Saat ini, kami hanya mengandalkan pendapatan dari tambang, kayu, batubara dan emas. Kalau dikalkulasikan APBD Kabupaten Murung Raya sekitar Rp 2,7 triliun saja dan masih banyak potensi yang harus digali lagi di sana,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Doni mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Badung Nyoman Gede Wiradana yang mewakili DPRD Kabupaten Badung yang telah menerima rombongan DPRD Kabupaten Murung Raya. Ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya dan dipastikan akan datang lagi. Dia pun mengundang DPRD Badung juga bisa datang ke tempatnya. Misalnya untuk melihat hutan yang masih perawan atau melihat sungai yang menantang.
Kabupaten Murung Raya, ungkapnya, bukan berarti sedih. Murung itu sungai, raya itu banyak atau luas. “Sungai Barito dan anak-anak sungai yang menantang sekali dengan riam-riamnya. Itu sangat baik untuk arung jeram. Itu yang akan kami kembangkan di sana. Selain itu, kami juga akan mengembangkan akses jalan. Untuk mengunjungi itu semua letak geografisnya sangat berat karena Murung Raya memiliki wilayah paling luas di Kalimantan Tengah. Hampir sama luasnya dengan Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya.
Ditanya mengenai pengembangan agrikultur, Doni menyatakan, memang bagus sekali. Pihaknya memiliki wilayah yang sangat luas. Tanahnya bagus untuk kakao, bagus untuk kopi. “Produk itu sangat baik, bagaimana teman-teman cara menanam di sini. Itu yang ingin dilihat nanti di ATP. Kalau luas lahan ya jangan ditanyalah,” katanya.
Anggota Komisi II DPRD Badung yang menerima rombongan DPRD Kabupaten Murung Raya Nyoman Gede Wiradana menjelaskan, topik dan ide yang dicari ke Badung sangat keren. Ini sudah sangat mengena. Ini karena alamnya tak jauh berbeda, lahannya tersedia sangat luas. Budi daya kopi salah satunya sangat bagus, kakao juga bagus. Poin yang terpenting adalah bagaimana strategi pengembangan produk-produk tersebut. (sar)







































