bvn/sar
FOTO BERSAMA – Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Dewa Made Agung berfoto bersama pengurus dan pengawas Koperasi usai meresmikan gedung baru Koperasi Kertasari Sedana, Selasa (17/9/2024).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Koperasi Serba Usaha Kertasari Sedana (KSS) yang selama ini berkantor di Banjar Kertasari, Kelurahan Peguyangan, bertepatan dengan Purnama Sasih Ketiga, Selasa (17/9/2024) resmi menempati gedung baru. Gedung baru tersebut diresmikan Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Dewa Made Agung usai dipelaspas. Peresmian kantor baru ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
Selain Kadiskop Dewa Made Agung, pemelaspasan dan peresmian kantor baru tersebut dihadiri Kelian Banjar Kertasari Gusti Ngurah Sardula, Kepala Lingkungan Banjar Kertasari Ketut Subaka, Ketua Pengurus Ketut Seriname, Sekretaris Ketut Gede Sugita, Bendahara Gusti Ngurah Putra, Ketua Dewan Pengawas Gusti Ngurah Puja, serta ratusan anggota lainnya.
Ditanya mengenai pembangunan kantor baru ini di sela-sela pemelaspasan, Ketua Koperasi Kertasari Sedana Ketut Serinama menyatakan, sejak berdiri pada tahun 2015, koperasi menempati ruangan di Banjar Kertasari. “Setelah melihat performa keuangan koperasi baik ekuitas maupun likuiditas, koperasi kami nilai layak untuk memiliki bangunan sendiri dan kebetulan tanahnya sudah ada,” ujar Serinama.
Karena itulah, dia mengaku membawa ke rapat pengurus dan dewan pengawas, lanjut dibawa ke rapat anggota tahunan (RAT) pada Januari 2023. RAT menyetujui koperasi untuk membangun kantor baru. Setelah disetujui, pihaknya membentuk panitia dan panitia yang dikomando Nyoman Sarmawa mulai bekerja. “Selanjutnya jadilah bangunan seperti ini. Kami memastikan pembangunan ini sama sekali tidak menganggu baik ekuiditas maupun likuiditas. Jadi performa keuangannya sehat,” tegasnya lagi.

Suasana pemelaspasan kantor KSS.
Ditanya soal biaya pembangunan kantor baru ini, Serinama menyatakan, untuk fisik yang berukuran 10 kali 8 meter, dikonstruksi tiga lantai, tetapi finishingnya dua lantai dulu. Anggarannya hanya Rp 560 juta sebelum upakara. “Ini tidak mahal karena digarap oleh anggota koperasi juga sehingga bisa memperoleh penawaran terendah dengan selisih hingga Rp 100 juta dibanding dengan penawaran dari kontraktor lainnya,” ungkapnya.
Setelah menempati gedung baru ini, apakah koperasi akan mampu meningkatkan pelayanan kepada anggota? Menjawab ini, Serinama berharap seperti itu. Makanya setelah gedung ini selesai, pihaknya akan memberikan pembekalan kepada pengelola untuk meningkatkan kualitas kerjanya, meningkatkan pendapatan setiap tahunnya. “Bagaimana pun, bangunan ini merupakan beban walaupun tidak biaya langsung. Tetap harus dijawab dengan peningkatan pendapatan,” tegasnya.
Selain ada unit simpan pinjam, pihaknya juga membuka kerja sama dengan berbagai UMKM untuk menaruh barang-barang atau produknya di toko. Saat ini, koperasi menjalin kerja sama dengan 8 UKM.
Salah satu program unggulan dalam rangka meningkatkan ekuitas atau modal sendiri, koperasi meluncurkan produk pinjaman SEDAYUTIPO atau sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Anggota boleh minjem dan langsung ditaruh di simpanan wajib khusus. Ini akan mendapat jasa setiap tahunnya dan sangat menarik karena merupakan tabungan hari tua.
Usai upacara pemelaspasan dengan sarana palugembal, gedung baru Koperasi Kertasari Sedana diresmikan oleh Kadis Koperasi dan UKM Kota Denpasar Dewa Made Agung. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
Kadis Dewa Made Agung memberikan apresiasi kepada Koperasi Kertasari Sedana yang telah mampu membangun kantor baru. “Ini merupakan hal luar biasa dari pengurus yang berkolaborasi dengan Banjar Kertasari, semoga koperasi bisa makin maju,” ujarnya. (sar)








































