Beranda Another Region News Jatuh ke Jurang di Hutan Desa Selat, Pria 61 Tahun Tewas Mengenaskan

Jatuh ke Jurang di Hutan Desa Selat, Pria 61 Tahun Tewas Mengenaskan

ist

DISEMAYAMKAN – Korban jatuh ke jurang disemayamkan di kediamannya di Desat Selat, Sukasada, Buleleng.

 

SUKASADA (BALIVIRAL NEWS) –

Sungguh tragis nasib yang dialami korban Ketut Mendra (61) beralamat di Banjar Dinas Selat, Desa Selat, Kecamatan Suksada, Kabupaten Buleleng. Bagaimana tidak, pada Rabu 19 Agustus 2020 sekitar pukul 12.30 Wita, ia ditemukan meninggal dunia karena terjatuh ke jurang di sebuah hutan yang ada di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Terungkapnya peristiwa jatuh ke jurang ini berdasarkan laporan polisi bernomor, LO/15/VIII/Bali/Res Bll/Sek Sksd, tanggal 19 Agustus 2020.

Kronologis kejadian, berawal pada Rabu, 19 Agustus 2020 sekitar pukul 07.30 Wita korban bersama keponakannya Kadek Arnawa (45) beralamat Banjar Dinas Selat, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng berangkat dari rumahnya untuk menyambungkan pipa air pada sumber air di TKP. Selanjutnya pada saat korban menyambungkan pipa air, korban terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kedalaman lebih dari 100 meter.

Dengan terjatuhnya korban ke jurang, keponakannya
Kadek Arnawa menjadi panik, lalu pulang ke rumahnya guna menginformasikan kepada keluarga. Dengan berbagai upaya, akhirnya pihak keluarga berhasil mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka di Desa Selat pada pukul 18.30 Wita.

Dari hasil pemeriksaan luar medis dari staf Puskesmas I Sukasada, korban mengalami luka di dahi kiri, memar kepala belakang, patah di kaki kanan dan luka robek di telapak kaki kiri.

“Usai diperiksa medis, dari pihak keluarga dalam hal ini istri dan anak korban menolak untuk dilakukan otopsi, serta tidak menuntut proses hukum, karena sudah mengikhlaskan kejadiannya adalah merupakan sebuah musibah,” ucap Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Atensi Luberan Sampah di TPS Gunung Agung, Harapkan Masyarakat Patuhi Jam Buang Sampah

Editor N. Sarmawa/MB