bvn/r
PUKUL GONG – Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya memukul gong tanda dimulainya lomba layang-layang yang diselenggarakan ST Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar Desa Adat Tanjung Benoa.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Komitmen mendukung kreativitas generasi muda yang tergabung dalam sekeha teruna (ST) kembali ditunjukkan Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya, SE. Beberapa waktu lalu, politisi Partai Gerindra yang juga menjabat Bandesa Adat Tanjung Benoa ini membuka secara resmi lomba layang-layang bertajuk “Akasha Kreeda Kites Festival” yang diselenggarakan ST Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar Desa Adat Tanjung Benoa di Pantai Tanjung Benoa Kuta Selatan. Lomba ini merupakan ajang bergengsi tahunan yang diikuti 800 lebih peserta dengan memperebutkan piala dan hadiah jutaan rupiah.
Turut hadir Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana serta prajuru adat maupun tokoh di Kelurahan Tanjung Benoa.
Made Wijaya menyatakan sangat mengapresiasi generasi muda yang tergabung dalam ST Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar Desa Adat Tanjung Benoa yang telah melaksanakan lomba layang-layang ini secara rutin dan didukung seka teruna di setiap banjar yang ada di Desa Adat Tanjung Benoa.
“Mereka sekeha teruna ini melakukan lomba layang-layang ini rutin setiap tahun, dengan mengundang beberapa komunitas pecinta layang-layang. Pemerintah dan publik sudah mengetahui bahwasanya pesisir Tanjung Benoa memungkinkan untuk pelaksanaan lomba layang-layang seperti ini,” ungkap Made Wijaya.
Pak Yonda sapaan akrab Made Wijaya menegaskan, pihaknya selaku pengayah bersama seluruh jajaran di Desa Adat Tanjung Benoa sangat mendukung kegiatan dan program generasi muda ini, agar senantiasa melaksanakan kreativitas yang dapat mengarahkan kepada kegiatan postif.
“Melayangan ini adalah tradisi yang wajib dilestarikan. Kami bangga dan berterima kasih juga kepada prajuru di Banajr Anyar serta sekeha teruna sehingga lomba layang-layang ini dapat berjalan lancar,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana yang mengatakan rasa bangganya atas terselenggaranya lomba layang -layang ini. “Ini akan menjadi event yang sangat bagus, jika setiap banjar yang ada di Tanjung Benoa melalui sekeha terunanya juga melaksanakan lomba seperti ini,” ungkapnya.
Ketua ST Yowana Yadnya Patni, I Wayan Wita Merta menjelaskan, lomba layang-layang ini diikuti 865 peserta dengan 18 katagori layangan. “Hadiah yang diperebutkan berupa ppiala, piagam serta uang tunai sebagai motivasi. Kami melaksanakan lomba layangan ini karena melihat potensi tempat yang sangat memungkinkan yakni Pantai Timur Tanjung Benoa. Ini merupakan agenda rutin di Seka Teruna Yowana Yadnya Patni Banjar Anyar,” tegasnya. (sar)








































