Beranda Badung News Anggota tak Bisa Tarik Dana, Putu Parwata Panggil Pengurus Koperasi Kubu Gunung...

Anggota tak Bisa Tarik Dana, Putu Parwata Panggil Pengurus Koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya

bvn/sar

DIPANGGIL – Pengurus Koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya yakni Ketua Nyoman Sukanada, Menajaer Operasional Gede Narsa Wijaya dan Sekretaris Putu Maria Sriasih seusai dipanggil Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (10/2/2023).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (10/2/2023) memanggil pengurus Koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya Dalung, Kuta Utara serangkaian adanya keluhan anggota yang masuk ke DPRD Badung. Keluhan tersebut berupa banyak anggota yang tak bisa menarik dananya di koperasi.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya Nyoman Sukanada didampingi Manajer Operasional Gede Narsa Wijaya dan Putu Maria Sriasih selaku sekretaris. Ketiganya diterima di ruang Ketua DPRD Badung di bilangan Puspem Sempidi.

Ditemui usai pemanggilan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menjelaskan, koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya ada di wilayah Badung namun merupakan koperasi provinsi. Karena itu, bagaimana pun pihaknya punya tanggung jawab secara moral kepada koperasi karena nasabah-nasabahnya merupakan masyarakat Badung. “Kita ingin memperbaiki, mendorong koperasi untuk menyelesaikan masalah internalnya,” katanya.

Parwata mengaku tidak tahu apa masalah internalnya, tetapi secara garis besar ada kesalahan pengelolaan yang dilakukan oleh pengurus. Supaya jangan terjadi rush, pihaknya pun memberikan sejumlah masukan.

Pertama, supaya memberikan audit pada koperasi baik general audit maupun audit investigasi. Kedua, segera mengalokasikan dana untuk menyelesaikan simpanan nasabah yang kecil-kecil dengan mencari partner. Ketiga segera dilakukan rapat anggota tahunan (RAT) supaya legalitas pengurus bisa segera clean.

Ditanya soal aset, Parwata menyatakan, masih sedang ditata, masih dilakukan general audit. Apakah asetnya seimbang dengan kewajiban yang akan diberikan kepada nasabah ini masih diaudit.

Soal berapa simpanan anggota yang belum bisa ditarik, Parwata menyatakan belum jelas karena auditnya belum selesai. Saat ini masih dilakukan audit berapa kewajiban kepada nasabah, berapa aset yang ada.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Bulan Bhakti Gotong Royong XVI LPM Kuta

Sementara itu, Ketua Koperasi Kubu Gunung Tegal Jaya, Nyoman Sukanada menyatakan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menindaklanjuti laporan daripada anggota terkait harapan anggota untuk dapat mencairkan simpanan, tabungan Susuka di koperasi. Namun dalam perjalanan karena koperasi sangat krisis, terjadi salah tata kelola oleh pengurus terdahulu, sehingga pihaknya tidak bisa memenuhi sepenuhnya harapan anggota. Walau begitu, pihaknya tidak menutup mata selaku pengurus baru yakni antarwaktu. “Pengurus sebelumnya mengundurkan diri tanpa jejak, tanpa persetujuan dari anggota,” tegas mantan Dirut PDAM Badung tersebut.

Masalah pemanggilan oleh Ketua DPRD Badung, Sukanada menyatakan, ingin mendapatkan klarifikasi  terhadap pengaduan dari anggota. Ketua DPRD dengan disaksikan oleh aparat Koperasi sangat memaklumi dan memberikan suatu tuntunan untuk melangkah ke depan dan mempunyai terobosan yang baru.

Ditanya jumlah dana anggota yang belum bisa dikembalikan, Sukanada menegaskan, kurang lebih Rp 48 miliar. Setelah diaudit, dapat ditemukan sumber-sumber penyebab koperasi tersebut krisis. Dominan peminjam tidak melakukan kewajiban secara normatif bahkan ada pinjaman dari tahun 2011 yang tidak terdeteksi. “Itu semua ditelusuri dan mereka sekarang sudah menyadari dirinya tidak melakukan kewajibandan aakan menyerahkan aset yang menjadi agunan,” tegasnya.

Ditanya usaha yang akan dilakukan untuk bisa mengembalikan dana anggota, Sukanada mengatakan, pengurus baru nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Provinsi Bali karena masuk koperasi provinsi. “Kami berharap, Diskop Bali bisa menjembatani kebutuhan dana dalam jangka waktu pendek iuntuk memberikan pinjaman lunak sekitar Rp 5 miliar. “Inilah nanti akan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada nasabah-nasabah kecil yang urgen,” katanya. (sar)