Beranda Ekonomi April 2019, Denpasar Inflasi 0,26 Persen

April 2019, Denpasar Inflasi 0,26 Persen

0
Hosting Indonesia

INFLASI – Kepala BPD Bali Adi Nugroho saat mengumumkan capaian inflasi Denpasar untuk April 2019.

 

 

Denpasar (Baliviral News) –

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga, BPS Bali mencatat Denpasar mengalami inflasi 0,26 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2012-100) 132,39 pada April 2019. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari- April 2019) tercatat 0,68 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2019 terhadap April 2018 atau Y on Y) tercatat 2,24 persen.

Kepala BPS Bali, Adi Nugroho, di Denpasar, Kamis (2/5) mengungkapkan, April 2019 inflasi di sumbang oleh kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 1,12 persen yang sekaligus menjadi penyumbang terbesar. Selain itu paparnya, inflasi juga disumbang oleh kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,51 persen, kelompok bahan makanan 0,10 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,04 persen.

“Periode yang sama ada tiga kelompok lainnya mengalami deflasi. Yakni, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,08 persen, kelompok kesehatan 0,06 persen, serta kelompok sandang 0,03 persen,” tuturnya.

Jelas Adi, April 2019 jika dilihat berdasarkan komoditas penyumbang inflasi di Denpasar diantaranya adalah, bawang merah, bawang putih, tarif angkutan udara, dan biaya bimbingan belajar. Sementara komoditas yang tercatat mengalami penurunan harga atau menahan laju inflasi antara lain, daging ayam ras, beras, ikan tongkol pindang, minyak goreng,

dan semen.

“April lalu untuk tarif angkutan udara memberi andil yang cukup tinggi, seiring dengan naiknya harga tiket penerbangan saat itu,” ujarnya.

Sambungnya, khusus inflasi yang di sumbang oleh kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan. Paparnya, inflasi pada kelompok tersebut di dorong oleh subkelompok tranpor yang tercatat mengalami inflasi mencapai 1,47 persen, serta subkelompok  sarana dan penunjang tranpor dengan andil inflasi 1,72 persen. Di sisi lain, subkelompok komunikasi dan pengiriman serta subkelompok jasa keuangan tercatat tidak mengalami perubahan indeks atau tetap.

“Secara rinci tercatat andil inflasi untuk angkutan udara mencapai 0,1115 persen, sepeda motor 0,0411 persen, pemeliharaan atau servis 0,0253 persen, serta mobil mencapai 0,0209 persen,” tandasnya.

Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Bali, Dedi Cahyono menambahkan, April 2019 dari 82 kota IHK nasional tercatat 77 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat terjadi di Medan (Sumatra Utara) mencapai 1,30 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Pare-pare (Sulawesi Selatan) mencapai 0,03 persen. Di sisi lain, deflasi terdalam tercatat di Manado (Sulawesi Utara) 1,27 persen dan terdangkal di Maumere (Nusa Tenggara Timur) 0,04 persen.

“Jika diurutkan dari inflsai tertinggi, maka Denpasar menempati urutan ke 61 dari 77 kota yang mengalami inflasi pada April 2019 lalu,” pungkasnya.

Edited by Wes Arimbawa

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaPemkab Badung Terima Kunja Kota Samarinda
Artikel berikutnyaWabup Suiasa Terima Kunjungan Wakil Bupati Bondowoso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here