Beranda Badung News Belum Ada yang Mengembalikan, BLT untuk TNI/Polri di Badung Tunggu Regulasi

Belum Ada yang Mengembalikan, BLT untuk TNI/Polri di Badung Tunggu Regulasi

sar

Bupati Giri Prasta

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Walaupun akan diberikan kepada semua kepala keluarga (KK) di Badung, bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 diprioritaskan kepada warga masyarakat yang terdampak covid-19. Hal tersebut diungkapkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat melakukan pemantauan penyerahan BLT di Banjar Taman, Darmasabha, Senin (26/7/2021).

Tentu saja, ujar Giri Prasta, BLT ini tidak diterima oleh KK yang sudah menerima bantuan pusat seperti bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan langsung tunai dana desa (BLTDD). “Bagi yang sudah menerima bantuan pusat dipastikan tak menerima BLT lagi. Bantuan tidak boleh dobel,” katanya.

Soal PNS, TNI maupun Polri, kata Giri Prasta, mungkin BLT-nya belakangan. “Kalau memang nanti regulasi tidak membolehkan, pasti kami tidak akan berikan. Ini fokus akan kita berikan kepada masyarakat itu dulu. Tetapi untuk PNS saya kira boleh, karena juga merupakan masyarakat terdampak. Dengan begitu yang menjadikan prioritas dan urgensi, inilah warga masyarakat,” tegasnya.

Yang prinsip sekali BLT akan diberikan kepada masyarakat Badung yang terdampak seperti yang bekerja sebagai sopir, yang bekerja sebagai petani, yang bekerja di hotel, yang bekerja di warung dan lain sebagainya. “Ini menjadi skala prioritas,” katanya sembari mengaku akan menerbitkan satu kartu untuk semua (one card for all) termasuk untuk e-money.

Ditanya soal target penyerahan, Giri Prasta pun menyatakan BLT ini dipastikan diberikan secepatnya. Tentu saja harus diberikan secepatnya sehingga bisa membantu kebutuhan masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini. “Prinsip saya secepat-cepatnya,” tegasnya sembari menambahkan, bagi warga Badung yang mengalami kendala dalam penerimaan BLT ini agar menghubungi dua nomor telepon posko pengaduan di Dinas Sosial.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Ajak Florist Bali Gunakan Bunga Hasil Pertiwi Bali

Ditanya apakah ada yang sudah mengembalikan BLT ini karena merasa tidak berhak atau tidak layak untuk menerima, Bupati menegaskan belum ada. “Hingga kini belum ada,” tegasnya.

Namun beberapa waktu lalu, ketika diberikan pada tahap pertama yang pendataan 40.000 itu, tegasnya, ada beberapa yang mengembalikan. “Mereka merasa tidak membutuhkan, kemudian dikembalikan sehingga bisa diberikan kepada warga lainnya. Ini luar biasa sekali,” katanya.

Giri Prasta menambahkan, ini merupakan salah satu konsep gotong royong yang dilakukan. Pihaknya meyakini nanti ke depan, kalaupun ada (yang mengembalikan, red) pasti akan disampaikan. “Sampai sekarang belum ada yang mengembalikan,” katanya. (sar/bvn)

#humasbadung