bvn/sar
PELANTIKAN HIPMI – Bupati Badung Wayan Adi Arnawa didampingi Ny. Rasniathy Adi Arnawa menghadiri pelantikan BPC PHRI Badung di Gedung Budaya Giri Natha Mandala, Sabtu (22/3/2025).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Bupati Badung Wayan Adi Arnawa bersama Ny. Rasniathy Adi Arnawa, Sabtu 22 Maret 2025, menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung masa bakti 2024-2027. Pada kesempatan itu, Bupati berharap terjalinnya kolaborasi antara HIPMI Badung dengan Pemerintah Kabupaten Badung agar program-program yang dirancang lima tahun ke depan bisa berjalan dengan baik.
Pengurus HIPMI Badung yang dilantik oleh Ketua BPD HIPMI Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih tersebut terdiri atas Ketua I Ketut Bijaya Negara, Sekretaris I Putu Restu Wiana, dan Bendahara I Made Kass Winata Keneh. Selain pengurus inti, Agung Bagus Pratiksa Linggih juga melantik puluhan kompartemen di HIP Badung.
Selain Bupati Badung, acara ini juga dihadiri anggota DPR RI Gede Sumarjaya Linggih, Wakil Ketua DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra bersama anggota seperti Tommy Martana Putra, Gede Suraharja, pengurus dan anggota HIPMI se-Bali, serta ratusan undangan lainnya.
Ditanya usai pelantikan, Bupati Adi Arnawa menyatakan akan fokus pada pembangunan infrastruktur khususnya jalan untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan kenyamanan serta keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Badung. Ini harus dilakukan bersama-sama dan kebetulan Badung inline dengan Pemerintah Provinsi sehingga bisa saling support.
Untuk wilayah Badung Selatan, ujar mantan Sekda Badung tersebut, pihaknya sudah mengalokasikan dana hingga Rp 1,1 triliun sejak 2024. “Pada perubahan 2024 sebesar Rp 200 miliar, pada APBD induk 2025 dianggarkan Rp 200 miliar, serta di APBD Perubahan 2025 dianggarkan Rp 300 miliar. Pada induk 2026, kami akan alokasikan lagi Rp 400 miliar sehingga terakumulasi anggaran Rp 1,1 triliun untuk infrastruktur jalan di Badung Selatan,” tegasnya.
Selain membuat jalan-jalan baru dan memperlebar jalan-jalan yang ada, pihaknya juga berencana membuat underpass di simpang McD Jimbaran. “Satu lagi, kami akan merancang melanjutkan jalan tol ke wilayah Sawangan,” ujarnya.
Terkait kolaborasi apa yang diharapkan dengan anggota HIPMI Kabupaten Badung, Bupati Adi Arnawa menyatakan, HIPMI merupakan kumpulan pengusaha-pengusaha muda yang ada di Badung. Dia berharap, bagaimana HIPMI bisa membantu Pemkab Badung membuka lapangan pekerjaan. Dengan adanya lapangan pekerjaan, otomatis akan memberikan pendapatan bagi pekerjanya. Dia melihat, saat ini ada kecenderungan daya beli masyarakat menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Karena itu, Adi Arnawa kembali menegaskan, salah satu program Pemkab Badung di bawah komandonya memberikan bantuan Rp 2 juta per kepala keluarga (KK). Ini untuk mendorong daya beli masyarakat, bukan tunjangan hari raya (THR). Inflasi biasanya berpeluang naik menjelang hari-hari besar keagamaan. Inilah insentif fiskal yang diberikan kepada masyarakat Badung untuk mendorong daya beli. Mau tidak mau, suka tidak suka, intervensi pemerintah baik melalui APBN maupun APBD harus dilakukan. Kalau tidak dilakukan, pihaknya tidak yakin ekonomi masyarakat bisa bangkit. (sar)









































