Beranda Denpasar News Dari Sosialisasi Peningkatan Kapasitas, Ketua TP PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara...

Dari Sosialisasi Peningkatan Kapasitas, Ketua TP PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara Harapkan Pengurus PKK Pahami Peran dan Fungsi

bvn/hmden

KAPASITAS – Ketua TP PKK Denpasar Ny. Antari Jaya Negara membuka sosialisasi peningkatan kapasitas pengurus TP PKK.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK bagi Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kota Denpasar dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar di Gedung Wanita Santhi Graha Denpasar.

Acara yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia serta meningkatkan peran dan fungsi Ketua Tim Penggerak serta seluruh pengurus PKK se-Kota Denpasar, dibuka secara resmi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Rabu (12/10).

Dalam kesempatan itu Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, peningkatan kapasitas bagi pengurus TP PKK sangatlah penting untuk dilaksanakan, mengingat upaya peningkatan kapasitas memberikan wadah bagi seluruh pengurus PKK secara berjenjang di Kota Denpasar.

Selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan serta menambah wawasan sehingga ke depannya mampu mengisi diri dalam menjalankan setiap program PKK di masyarakat. “Melalui upaya peningkatan kapasitas pada hari ini, saya berharap agar seluruh pengurus PKK secara berjenjang di Kota Denpasar juga dapat memahami peran dan fungsinya. Seperti kita ketahui bersama bahwa PKK merupakan mitra pemerintah dalam melaksanakan berbagai progaram pemberdayaan masyarakat melalui implementasi 10 program Pokok PKK,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Melihat tugas dan fungsi PKK yang menjadi mitra pemerintah secara berjenjang baik dari tingkat pusat sampai dengan tingkat dusun/lingkungan. Maka PKK diharapkan dapat menjadi penggerak masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pemerintah. Melalui gerakan PKK secara berjenjang sangat diharapkan PKK menjadi peggerak dan pelopor gerakan pemberdayaan masyarakat melalui upaya yang bersifat kreatif dan inovatif.

Baca Juga  RS UNUD Selenggarakan Tes Kesehatan bagi Calon Mahasiswa Baru Universitas Udayana

Ketua TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan diharapkan terus bergerak sebagai mitra Pengurus TP PKK Kota Denpasar dalam menindaklanjuti berbagai isu strategis serta berinovasi menghasilkan program-program kerja yang memberikan dampak kepada masyarakat. Salah satu isu strategis gerakan PKK yang saat ini menjadi tugas gerakan PKK adalah bagaimana PKK dapat berperan secara aktif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. “Melalui kegiatan Peningkatan kapasitas pada hari ini, kami berharap Ketua TP PKK Kecamatan, Desa/Kelurahan serta Pengurus PKK dapat bergerak secara bergotong royong melahirkan berbagai program yang memberi dampak terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kota Denpasar,” harapnya.

Ketua Panitia Ni Nyoman Nuriati SE mengatakan, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 12-13 Oktober dengan narasumber yang telah berkompeten dibidangnya yakni dr. AA Sagung Mas Dwipayani M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Ni Ketut Sri Sumahardani GP, SE., MM yang merupakan Public Speaker Profesional and Trainer Service Excellent Selling Skill, Communication Skill, Public Spraking, Leadership Personality Development, Motivation.

Salah Satu Narasumber dr. AA Sagung Mas Dwipayani M.Kes mengatakan, Tim Penggerak PKK sangat berperan penting dalam pemerintah khususnya dalam kegiatan posyandu. Sebagai kader PKK diharapkan berperan aktif di masyarakat untuk memberikan sosialisasikan kepada masyarakat khususnya yang memiliki balita agar selalu datang setiap kegiatan posyandu. Karena dalam kegiatan posyandu akan ada tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan pada balita. “Dalam kegiatan posyandu itu balita akan diukur berat badan, tinggi badan maupun lingkar kepalanya. Dengan aktifnya mengikuti posyandu kita akan mengetahui apakah anak mengalami stunting atau tidak,” kata Agung Mas Dwipayani. (wes/hmden)

Hosting Indonesia