Beranda Berita Utama Di Denpasar, Kasus Sembuh Covid-19 Melejit 203 Orang, Kasus Positif Bertambah 579...

Di Denpasar, Kasus Sembuh Covid-19 Melejit 203 Orang, Kasus Positif Bertambah 579 Orang

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus mengalami peningkatan. Pada Kamis (22/7) kasus sembuh covid-19 di ibukota Provinsi Bali ini mulai melejit di angka 203 orang. Meski demikian, kasus positif juga masih tinggi di angka 579 orang dan kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif covid-19 mengalami penambahan 14 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia melonjak di angka 14 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 203 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 579 orang. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (22/7).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 21.698 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 17.420 orang (80,28 persen), meninggal dunia 436 orang (2,01 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 3.842 orang (17,71 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Dorong Semangat Kreativitas, Ny. Putri Koster Sapa Kader PKK Desa Sesandan Tabanan

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai. (gie/hmden)