ist
dr. I Gusti Agung Putu Arisantha
NEGARA (BALIVIRAL NEWS) –
Empat (4) orang warga Kabupaten Jembrana dinyatakan positif covid-19. Keempatnya sudah menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara.
Dari informasi, 2 dari 4 orang ini adalah seorang pegawai eselon III yang kini menjabat sebagai kepala bidang di salah satu OPD di lingkup Pemkab Jembrana dan seorang kaur desa di salah satu desa di Kecamatan Melaya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, Kamis (20/8/2020) mengatakan penambahan 4 kasus positif covid-19 di Jembrana berasal dari Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Melaya.
Dari Kecamatan Jembrana merupakan seorang ibu berusia 51 tahun berstatus PNS dan anaknya yang berusia 22 tahun. Keduanya berasal dari Kelurahan Dauhwaru. Dua orang warga Kecamatan Melaya masing-masing berasal dari Desa Manistutu dan Desa Warnasari.
Kedua warga dari Kelurahan Dauhwaru ini diduga terkonfirmasi positif covid-19 dari Singaraja. Si ibu ini sebelumnya memiliki riwayat bepergian ke Singaraja dalam rangka melayat.
Ia dinyatakan positif covid-19 dari hasil swab. Karena sebelumnya, adiknya yang di Singaraja juga dinyatakan positif covid-19. “Ibu ini memiliki gejala demam dan batuk. Sebelum ibu ini dinyatakan positif, awalnya adiknya yang di Singaraja positif,” terangnya.
Terkait tracking kata Arisantha, sudah dilakukan. Jumat ini akan dilakukan pengambilan swab teradap 9 orang yang diduga sempat kontak erat dengan si ibu ini. Dari sembilan orang tersebut, 5 orang di antaranya merupakan keluarga dari si ibu termasuk cucu dari si ibu dan 4 orang rekan kantor tempat si ibu ini bekerja.
“Kami juga akan melakukan rapid test masal terhadap 99 pegawai tempat si ibu bekerja. Kebijakan ini sebagai deteksi dini guna mencegah meluasnya klaster,” ungkapnya.
Sementara warga dari Desa Manistutu yang dinyatakan positif adalah seorang perempuan lansia berusia 54 tahun. Ia diduga memiliki kontak erat dengan suaminya yang kini sedang menjalani perawatan di RSU Negara, yang juga positif covid-19. “Sekarang keduanya (suami istri) sudah dirawat di RSU Negara,” ujarnya.
Sedangkan warga dari Desa Warnasari ini, kata Arisantha, berawal dari hasil reaktif rapid test. Pria berusia 25 sebenarnya akan menjalani operasi di sebuah rumah sakit swasta karena merasakan sakit pada perut. Namun saat dilakukan PCR dengan test swab ternyata positif.
Tracking terhadap perangkat desa ini menurutnya sudah dilakukan, baik terhadap 8 orang yang diduga kontak erat maupun 15 orang lainnya termasuk terhadap sejumlah staf di lingkungan Kantor desa.
Dengan penambahan ini, total kumulatif kasus positif covid-19 di Jembrana menjadi 81 kasus. Sementara pasien yang sudah dinyatakan sembuh 68 orang dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan 12 orang lainnya menjalani perawatan di RSU Negara.
Editor N. Sarmawa/MB







































