Beranda Bali News Di Masa Pandemi, Ketua Dekranasda Bali Minta Perajin jangan Berputus Asa

Di Masa Pandemi, Ketua Dekranasda Bali Minta Perajin jangan Berputus Asa

ist

Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster.

 

MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –

Youth Festival yang dibuka Sabtu (17/10/2020) akan berlangsung selama 8 hari hingga 25 Oktober mendatang. Dengan mengangkat tema “Pemuda Milenial Bangkit di Era Digital”, Youth Festival diharapkan mampu menjadi momentum tumbuhnya kreativitas kawula muda untuk menuangkan ide ke dalam sebuah seni yang kemudian dapat dipasarkan dan dijual.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta mengatakan, perajin Bali tidak boleh lemah, tidak boleh putus asa bahkan tidak boleh berkeinginan untuk menutup usahanya saat masa pandemi covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. Sebaliknya perajin Bali harus mampu menggunakan kesempatan seperti ini untuk mulai berkarya dalam menciptakan inovasi baru yang nantinya dapat memodifikasi model dan ciptaannya yang baru, yang dapat diterima dan tentunya bermanfaat bagi orang lain saat ini dan ke depannya.

“Apabila saat ini kita tidak bisa memasarkan hasil produksi ke luar negeri karena pengiriman yang terhambat, sebaiknya kita tetap melakukan pemasaran via online khusus bagi saudara-saudara kita yang ada di dalam negeri, termasuk saudara kita yang ada di Bali,” ujar Ny. Putri Koster.

Bagi perajin yang sudah memiliki nama (brand), dipersilakan masuk dan bergabung ke dalam Baliyoni Group (Balimall) yang sudah ada pada aplikasi online. Dengan bergabung, semua barang kerajinan mulai dari harga dan kualitas, juga akan dapat diketahui oleh calon konsumen sehingga dari segi pemasaran dirasakan tidak akan begitu sulit, katanya.

Saat talk show Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, menyatakan, kaum milenial adalah generasi yang kaya dengan ide dan kreatif di samping mereka juga menguasai informasi dan teknologi digital secara baik. Sehingga hasil kerajinan yang nantinya siap dipromosikan, akan langsung diunggah dengan seni yang dapat menarik mata konsumennya.

Baca Juga  Presiden Putuskan PPKM Level 4 Dilanjutkan Sampai 9 Agustus

Penguasaan teknologi dan informasi menjadi peran utama agar mempermudah cara perajin dalam memperkenalkan produk kerajinan dengan mencantumkan label, harga, kualitas bahan dan keunggulan produk yang ditawarkan dengan produk orang lain.

Dipilihnya mall sebagai tempat festival dan brand dan pemasaran di aplikasi, karena mall merupakan tempat yang sering dikunjungi banyak orang dari segala jenis umur. Dengan demikian, akan sangat mempermudah pemasaran dan menarik pengunjung.
Hasil produk atau kerajinan yang ditawarkan juga harus sesuai dengan selera pasar saat ini, agar produk kerajinan yang dipromosikan tidak mubazir, yang menyebabkan perajinnya merugi.

Editor N. Sarmawa