Beranda Another Region News Disalurkan Bank Himbara Langsung ke PKM, Bantuan Kemensos di Bali tak Ada...

Disalurkan Bank Himbara Langsung ke PKM, Bantuan Kemensos di Bali tak Ada Mengendap di Pemprov Bali

ist

Kadis Sosial Bali Dewa Mahendra Putra.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Bali disalurkan langsung oleh bank-bank Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, dan BTN kepada para penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut tak ada mengendap di rekening Prmprov Bali.

Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Kadis Sosial Pemprov Bali Dewa Mahendra Putra kepada sejumlah media, Jumat (21/10) di kediaman Gubernur Jaya Sabha, Denpasar. “Pemprov Bali melalui Dinas Sosial hanya berfungsi koordinatif dan pengawasan,” tegas mantan Pj. Bupati Bangli tersebut.

Karena itu, dia memastikan, tak ada bantuan Kemensos mengendap hingga Rp450 miliar. Hal ini karena bantuan tersebut disalurkan langsung kepada PKM oleh bank-bank yang berkumpul dalam Himbara.

Walau begitu, Dewa Mahendra Putra kembali memberikan data-data terkait bantuan sosial Kemensos untuk masyaralat Bali. Total bansos dari Kemensos untuk masyarakat Bali dari Januari sampai September 2021 berjumlah Rp474,1 miliar. Ini terdiri atas program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 214,9 miliar. Selanjutnya program bantuan pangan nontunai (BPNT) sama dengan bantuan sosial pangan sebesar Rp259,2 miliar.

Pada periode Januari hingga Juni 2021 telah direalisasikan kepada keluarga penerima manfaat (PKM) sebesar Rp 313,6 miliar. “Ini sudah tersalurkan pada periode Januari hingga Juni,” tegasnya.

Sekarang pada periode Juli sampai September, mendapat anggaran sebesar160,5 miliar. Rinciannya, katanya, PKH mendapat anggaran Rp73,9 miliar untuk 106.859 KPM. Sudah terealisasi Rp 71,2 miliar. “Yang belum cair, Rp 2,7 miliar untuk 3701 KPM,” tegasnya.

Untuk BPNT, ujarnya, mendapat anggaran sebesar Rp 86,6 miliar untuk 144.367 KPM. Yang sudah terealisasi sebesar Rp 82,7 miliar untuk 125.009 KPM. Yang belum cair atau belum terealisasi Rp 3,9 miliar untuk 19.358 KPM. “Ini merupakan hasil evaluasi dari bank penyalur,” tegasnya.

Baca Juga  Resmi Peroleh Rekomendasi Golkar dan Gerindra, Paket Suyasa-Alit Yandinata Titip Diri ke Masyarakat Badung

Dengan demikian, total bantuan sosial yang sudah cair Rp467,5 miliar, terdiri atas perioade Januari-Juni sebesar Rp 313,6 miliar, dan periode Juli dampai September sebesar Rp 153,9 miliar. Jadi bansos yang belum terealisasi hanya Rp 6,66 miliar yang terdiri atas PKH 3.701 KPM sebesar Rp 2,7 miliar dan program BPNT untuk 19.358 KPM sebesar Rp 3,9 miliar.

Guna mempercepat penyaluran bansos dari Kemensos baik PKH maupun BPNT, ujarnya, Gubernur Bali sudah meminta kepada bank-bank Himbara sebagai penyalur dana bansos agar melakukan percepatan pencairan kepada KPM. Bupati/walikota agar membantu memfasilitas pencairan dan transaksi oleh KPM selaku penerima bansos. Selanjutnya KPM agar mempercepat perbaikan penyempurnaan data yang diminta bank penyalur agar dana bansos dpat segera direalisasikan. “Saat ini semua sudah bergerak dalam percepatan pencairan dana bansos ini,” tegas Dewa Mahendra Putra. (sar/bvn)