Beranda Another Region News Ditemukan Tergantung di Pohon, Pria Muda Asal Sumba Akhiri Hidup Usai Cekcok...

Ditemukan Tergantung di Pohon, Pria Muda Asal Sumba Akhiri Hidup Usai Cekcok dengan Kekasih

bvn/gung

EVAKUASI – Petugas tengah mengevakuasi korban gantung diri di sebuah pohon di bilangan Jimbaran, Kuta Selatan.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Warga Jimbaran, Kuta Selatan, Badung digegerkan dengan penemuan sosok pria muda yang ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di sebuah pohon gamal, di lahan kosong belakang kos-kosan, Rabu pagi (9/7/2025) sekitar pukul 07.00 WITA.

Korban diketahui bernama Romualdus Rolino Walot (21), asal Mauliru, Sumba Timur. Ia ditemukan oleh tetangga kosnya, Maria Wori Hana (29), yang awalnya mengira ada hewan tergantung di pohon. Hal ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Rabu (9/7/2025) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.

“Saya lihat seperti ada benda hitam menggantung, semula saya pikir hewan. Setelah saya periksa bersama teman kos, ternyata itu Rolino,” ujar Maria yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kekasih korban dan warga sekitar yang disampaikan dalam keterangan tertulisnya.

Kekasih korban, Jessika Mengi Para (23), mengaku sempat bertengkar dengan Rolino sehari sebelumnya lantaran kebiasaan korban yang sering mabuk. “Usai cekcok, Jessika memilih tidur di kamar kos kakaknya dan baru diberi tahu soal peristiwa tragis itu pagi harinya,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan, hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, ditemukan ciri khas korban gantung diri seperti lidah menjulur, mulut terbuka, serta cairan keluar dari hidung dan alat kelamin. “Korban tergantung dengan kabel antena berwarna hitam sepanjang sekitar 2,24 meter yang terikat di pohon dengan simpul mati,” paparnya.

Dirinya menambahkan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, serta membawa jenazah korban ke RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut menggunakan mobil ambulans GP Ansor Badung.

Baca Juga  Serangkaian HUT Ke-14, OJK Gelar Dharma Wacana "Bangun Perekonomian dan Industri Keuangan Tangguh dari Perspektif Hindu"

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menyelidiki lebih dalam penyebab pasti kematian korban. (bvn4)