ist
Poppi Pertiwi bersama Konsultan Legalnya Wayan Sudia.
DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Tak hanya dari daerah lain, Bali ternyata memiliki penulis novel berbakat dan cukup membanggakan. Bagaimana tidak, tiga karya novelnya yang dijual di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia meledak di pasaran dan masuk kategori best seller. Siapa dia?
Dia tak lain Poppi Pertiwi, anak pertama dari dua bersaudara kelahiran 15 April, 20 tahun silam. Karena bakat otodidaknya, Poppi akhirnya fokus menekuni hobinya menulis dan kini telah merampungkan tiga novel dari 18 cerita.
Saat ditemui Kamis (26/11/2020) di bilangan Renon Denpasar, Poppi yang kala itu didampingi sang bunda dan konsultan legalnya Wayan Sudia menuturkan, karena meledak di pasaran dan menjadi best seller, tiga novelnya yang berjudul “Galaksi”, “Mozachiko” dan “Septihan” sudah dilirik produser untuk selanjutnya akan diangkat ke layar lebar maupun ke layar digital. “Novel Mozachiko sudah dilirik rumah produksi MD Picture,” ujarnya.

Poppi Pertiwi bersama sang bunda.
Mozachiko bercerita tentang pergaulan remaja. Novel ini mengajarkan kepada kita bahwa bergaul tak harus hanya melihat kulit luar. Moza yang awalnya culun, akhirnya mampu menjadi anak yang membanggakan dan disenangi oleh teman-temannya. Sementara novel Galaksi tetap bercerita soal pergaulan remaja dan novel ketiga bercerita soal Septihan, anak remaja yang jenius. Novel ini kelanjutan dari Galaksi.
Walau sebenarnya keinginannya kuliah cukup besar, alumni SMK TI Global tersebut menyatakan sementara fokus pada kegiatannya menulis. “Kami masih punya kontrak untuk 10 judul novel,” ujar Poppi yang kini telah memiliki 1 juta followers tersebut.
Poppi menulis sejak di bangku SMP, tepatnya mulai tahun 2015. Selain memiliki jutaan followers, Poppi juga sudah menjadi selebgram.
Konsultan legalnya Wayan Sudia yang mendampinginya menyebutkan, tentu saja penulis berbakat dari Bali ini perlu diperkenalkan kepada khalayak terutama generasi muda dan masyarakat Bali. “Ini membanggakan bagi Bali sehingga memang perlu diperkenalkan,” ujarnya.
Dengan begitu, skill menulis Poppi mampu menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di semua bidang sesuai dengan bakatnya. Bakat yang kemudian dikelola dengan baik, tegas pengacara tersebut, tentu akan memberikan benefit termasuk dari sisi ekonomi.
Skill menulis ini pun, kata alumsi SMA Perintis Denpasar tersebut bisa disinergikan dengan sektor pendidikan. Misalnya penulisan karya ilmiah maupun pelatihan jurnalistik pun bisa bersinergi dengan penulis novel ini sehingga karya-karya ilmiah maupun jurnalistiknya memperoleh pengayaan.
Selain itu, Sudia mengungkapkan, pendampingan yang diberikan terutama untuk tindakan preventif agar tidak terjadi sesuatu yang merugikan pihak Poppi. Dia memberikan pendampingan terkait kontrak-kontrak yang sedang berjalan dan siap mengawal Poppi pascakontraknya dengan pihak penerbit.
Penasaran terhadap tiga karya novel Poppi Pertiwi? Bagaimana kisah asyik Galaksi, Mozachiko dan Septihan? Jawabannya tentu harus dicari di toko-toko buku, khususnya Gramedia terdekat.
Editor N. Sarmawa
,









































