Beranda Badung News Dua Korban Terseret Arus di Pantai Mengening Ditemukan Meregang Nyawa

Dua Korban Terseret Arus di Pantai Mengening Ditemukan Meregang Nyawa

bvn/gung

DITEMUKAN MENINGGALDua korban terseret aurs di pantai Nyanyi Cemagi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal, Jumat (29/8/2025).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Upaya pencarian kedua terhadap tiga orang warga yang terseret arus saat memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung akhirnya menemukan titik terang. Pagi tadi ditemukan 2 sosok tubuh yang terdampar di pantai dalam keadaan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Koodinator Lapangan Kadek Adi Yudana, Jumat (29/8/2025) di Badung. Penemuan pertama oleh warga yang melintas, sekitar pukul 08.00 Wita. Lokasi berada di Pantai Nyanyi, yakni sebelah utara dari Pantai Cemagi kurang lebih berjarak 785 meter dengan heading 339′.

Mulanya saksi pertama sedang berolah raga melihat adanya tubuh telungkup di bibir pantai, kemudian ia memanggil petugas keamanan villa untuk membantunya menarik ke pinggir pantai. “Mereka segera melaporkan ke Polsek Kediri dan ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan merapat ke lokasi,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan, siang harinya, Polsek Kediri memberikan informasi tekait penemuan korban, yakni identitas atas nama Mohammad Rohmat (36/laki-laki) asal Jember, Dusun Krangkongan, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbul Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pada pukul 09.40 wita, korban dievakuasi menuju RSUD Singasana Kediri Kabupaten Tabanan, menggunakan ambulance RSUD Singasana.

Penemuan kedua berada di Pantai Nyanyi, sebelah utara Pantai Cemagi berjarak 486 meter dengan heading 344′ pada pukul 11.20 Wita. “Selanjutnya pukul 12.39 Wita, korban dievakuasi menuju RSUD Singasana Nyitdah, Tabanan dengan menggunakan ambulance Bhuana Bali Rescue. Identitas atas nama Akhmad Romli (34/laki-laki), asal Jember, Dusun Kapuran, Grenden, Puger,” paparnya.

Dirinya menyampaikan, total area pencarian SRU laut seluas 20 NM2, dan tim jetski menyisir 10 NM2 dan rubber boat 10 NM2.

Baca Juga  Simulasi Bencana Alam Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor di Desa Bongkasa Pertiwi

“Kondisi di lokasi angin kencang, sempat turun hujan dan gelombang tinggi. Sementara itu SRU darat dibagi menjadi 2 tim, penyisiran sepanjang bibir pantai ke arah utara dan selatan dari lokasi kejadian sejauh 3,5 km,” bebernya.

Dirinya melanjutkan, satu korban yang masih belum bisa ditemukan atas nama Riko Sugeng Irawan (24/laki-laki) asal Jember, Dusun Purwa Sari, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Umbulsari, Jatim.

Ia menambahkan, unsur SAR gabungan yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR di antaranya tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Mabes Polri, Polres Badung, Dit. Samata Polda Bali, TNI AL, Polsek Kediri, Potensi SAR 115, Bhuana Bali Rescue, Bhabinkamtibmas Desa Cemagi dan masyarakat setempat.

“Sementara itu Alut yang digerakkan yakni 1 unit rubber boat, 1 unit jet sky, 1 unit ambulance RSUD Singasana, 1 unit Ambulance Bhuana Bali Rescue, peralatan SAR Air, Drone Thermal, Aquaeye,” pungkasnya. (bvn4)