Beranda Another Region News Gede Dana Tugaskan Relawan DANA-DIPA Laporkan “Money Politics” di Karangasem

Gede Dana Tugaskan Relawan DANA-DIPA Laporkan “Money Politics” di Karangasem

ist

WASPADA – Gede Dana bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster pada kampanye terakhir, Sabtu (5/12/2020). Keduanya meminta semua pihak mewaspadao politik uang.

 

AMLAPURA (BALIVIRALNEWS) –

Upaya untuk menciptakan pilkada Karangasem bermartabat pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, tercatat gerakan tanpa money politics terus digaungkan.

Tidak saja dilakukan oleh seluruh pemuda dan yowana di Karangasem dengan memasang spanduk di setiap pelosok desa di Kabupaten Karangasem yang bertuliskan ‘Tolak Politik Uang, Lawan – Awasi – Laporkan’ hingga ada tulisan pemberi maupun penerima politik uang akan dikenakan pidana penjara paling singkat 36 bulan, serta denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Namun di akhir jadwal kampanye 5 Desember 2020, calon Bupati Karangasem, Gede Dana dari nomor urut 1 yang sekaligus menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, Gede Dana mengajak seluruh Pengurus DPC, Pengurus Ranting PDI Perjuangan Se-Kecamatan Karangasem, Relawan DANA-DIPA dan tokoh masyarakat untuk bergotong royong memperkuat semua barisan untuk mencegah adanya money politics di hari masa tenang dari tanggal 6-8 Desember 2020.

“H-4 pencoblosan, kita jangan lengah menjelang tanggal 9 Desember 2020. Kita harus bekerja dengan solid untuk memenangkan DANA-DIPA, jangan sampai ada money politics, jika diintimidasi laporkan segera kepada pihak berwajib (Kepolisian, red),” kata Gede Dana pada, Sabtu (5/11) di hadapan Pengurus DPC, Pengurus Ranting PDI Perjuangan Se-Kecamatan Karangasem, dan tokoh masyarakat secara virtual dari Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster yang menyatakan seluruh kader PDI Perjuangan dari tingkat ranting hingga DPC se-Kabupaten Karangasem, para relawan, hingga tokoh masyarakat harus secara bergotong royong memantau pergerakan yang ingin merusak demokrasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Karangasem jelang tanggal 9 Desember ini.

Baca Juga  Bertemu DPP PKB, Presiden Jokowi Terima Sejumlah Masukan dan Rekomendasi

“Karena ada pihak yang akan membawakan sembako dan melakukan money politics. Jika ada membagikan uang agar segera dilaporkan ke pihak penegak hukum. Karena mereka merusak demokrasi di Indonesia, dan di Karangasem khususnya. Cek semua, kalau ada yang mencurigakan membawakan uang laporkan mereka,” tegas mantan anggota DPR RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Editor N. Sarmawa