Beranda Bali News Gelar Media Gathering, OJK Bali Kunjungi Kelompok Tani Bawang Merah di Songan...

Gelar Media Gathering, OJK Bali Kunjungi Kelompok Tani Bawang Merah di Songan B

Hosting Indonesia

bvn/sar

KUNJUNGI PETANI BAWANG – Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Pudji Rahayu didampingi Kepala Bank BPD Bali Cabang Bangli IN Purwa Pidada mengunjungi petani bawang merah di Banjar Dalem, Desa Songan B, Kintamani, Senin (11/12/2023).

 

BANGLI (BALIVIRALNEWS) –

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menggelar Media Gathering, Senin (11/12/2023) hingga Selasa (12/12/2023) di Kintamani, Bangli. Pada hari pertama, media gathering diisi dengan kunjungan ke Kelompok Tani Ternak Sejati, Banjar Dalem, Desa Songan B, Kintamani, Bangli yang membudidayakan bawang merah dan merupakan binaan OJK Bali.

Saat melakukan kunjungan, Kepala OJK Bali Kristrianti Pudji Rahayu disambut Kepala Bank BPD Bali Cabang Bangli IB Purwa Pidada, Ketua Kelompok Tani Ternak Sejati Ketut Lama, serta Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Bangli Sri Mulyani. Selain mengunjungi perkebunan bawang merah, Kepala OJK Bali Kristrianti Pudji Rahayu sempat ikut menanam bibit bawang merah bersama sejumlah petani.

Pada saat itu, Pudji Rahayu menyatakan, springkle sangat berperan dalam meningkatkan produktivitas petani bawang merah. Salah satunya springkle mampu mempersingkat proses penyiraman dari 4 jam menjadi hanya 30 menit. “Selain mempersingkat waktu penyiraman juga mengefisiensikan tenaga kerja,” katanya.

Hal sama diungkapkan Ketua Kelompok Tani Ternak Sejati Ketut Lama. Selain mempersingkat proses penyiraman, springkle juga mampu meningkatkan produktivitas petani bawang karena sekali garap tanah bisa untuk empat kali budi daya. “Hasilnya pun jauh lebih bagus karena bawang yang dihasilkan besar-besar,” katanya.

Ditanya mengenai peran BPD Bali dalam meningkatkan produktivitas pertanian khususnya bawang merah di Bangli, Kepala Bank BPD Bali Cabang Bangli IB Purwa Pidada mengemukakan, kelompok tani memperoleh dukungan permodalan dari Bank BPD Bali dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai Rp 10 juta. “Kami men-support permodalan dengan KUR kepada petani,” ujarnya.

Baca Juga  Berkat Pergub 1 Tahun 2020, Perajin Arak Peroleh Kepastian dan Keamanan Berusaha

Selain itu, ungkapnya, BPD Bali juga mengucurkan corporate social responsibility (CSR) berupa penyaring minyak, pengupas dan pengiris bawang merah. “Semua alat ini diperlukan untuk memproduksi bawang goreng yang bisa memberikan nilai tambah dari produk bawang merah,” tegasnya. (sar)

 

 

Hosting Indonesia