Beranda Politik Golkar Dipastikan Raih Kursi Wakil Ketua DPRD Badung. Karyana, Turah Tut...

Golkar Dipastikan Raih Kursi Wakil Ketua DPRD Badung. Karyana, Turah Tut dan Wayan Suyasa Berpeluang

ist

Wayan Suyasa

 

  • MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –

    Meski belum ada penetapan kursi dari KPU Badung terkait sejumlah anggota DPRD Badung yang akan lolos, namun prediksi siapa-siapa saja calon legislatif (caleg) yang lolos menunju DPRD Badung sudah bisa diketahui. Begiatu juga peluang caleg untuk menduduki kursi pimpinan DPRD Badung. Untuk di DPRD Badung tiga kursi pimpiman sudah dipastikan direbut oleh tiga partai yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Demokrat. Untuk posisi Ketua DPRD badung dipastikan direbut oleh Partai PDI Perjuangan, sementara untuk posisi wakil ketua I di rebut oleh Partai Golkar dan Jabatan Wakil ketua II di rebut oleh partai Demokrat mengingat partai demokrat menjadi jawara ketiga dalam Pemilu 2019 di Kabupaten Badung.

    Untuk di kubu Partai Golkar Badung sendiri, perbutan kursi wakil ketua I, semakin hangat mengingat kader-kader Golkar yang lolos semuanya mempenyuai peluang menduduki kursi tersebut, tidak sperti di sistem PDI Perjuangan Badung yang lebih mengutamakan struktur jabatan partai yakni Ketua, Sekertaris, Bendahara. Di Golkar sendiri menganut sistem bebas dan ditentukan oleh DPP partai.

    Ketua DPD Partai Golkar Badung, Wayan Muntra yang dihubungi, Jumat (24/5) mengungkapkan, untuk kewenagan penunjukan wakil ketua DPRD Badung itu sepenuhnya  keweangan DPP, namun dari DPD adalah ada usulan yang utama untuk diserahkan ke DPP. “Kita usulkan tiga nama nantinya. Orang-orang ini masih kita godog dan kita akan melakukan rapat pengurus dulu setelah lebaran ini untuk kepastiannya nanti,”ujar politisi asal Banjar Sawangan, Kelurahan Benoa tersebut.

    Lebih lanjut Muntra mengatakan, dari proses pemilihan wakil ketua DPRD sebelumnya pihaknya mengacu pada tidak saja struktur partai yang berpeluang, tapi juga melihat track recod kader menjadi ukuran serta suara terbanyak. “Namun sekali lagi kami tegaskan disini hasilnya kembali kepada DPP yang memutuskan semuanya dan saya rasa semua kader yang lolos di Kursi DPRD Badung berpeluang nanti. Namun kita tetap rapatkan dulu sebelum mengambil keputusan untuk mengerucut tiga nama untuk disetor ke DPP,”tegasnya.

    Dari konsalasi politik di Partai Golkar Badung, ada tiga nama caleg Golkar yang lolos di DPRD Badung berpeluang besar duduki Kursi Wakil ketua I di DPRD Badung. Dia diantaranya Nyoman Karyana yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Badung dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Bandan Pemenagan Pemilu. Karyana juga mampu meningkatkan suara Golkar di Dapilnya tari Pileg 2014 lalu. Pada tahun 2014 Karyana berhasil meraup suara sebesar 3.955 suara dan pada pileg 2019 ini suara yang diperoleh meningkat sebanyak 4.842 suara dan menapuk dirinya sebagai Jawara Caleg Golkar peraih suara tertinggi untuk Partai Golkar di Dapil Kuta Selatan. Selanjutnya adalah Wayan Suyasa. Politisi asal Desa Penarungan ini juga mempuyai peluang kuat menduduki kursi Wakil Ketua I. Selain duduk sebagai Sekertarsi DPD Golkar Badung, Suyasa juga memiliki kedekatan dengan Plt DPD Golkar Bali. Suyasa juga menjadi jawara di Golkar untuk Dapil Mengwi dengan perolehan suara pada Pileg 2019 sebesar 5.278 suara. Caleg ketiga yang berpeluang menduduki wakil ketua DPRD Badung adalah AAN Ketut Agus Nadi Putra. Pria yang akrab disapa Turah Tut ini juga berpeluang merebut kursi tersebut mengingat perolehan suaranya paling tinggi se Kabupaten Badung untuk Caleg Golkar di Badung dan nomor dua di Bali.

    Dihubungi terpisah, Nyoman Karyana mengatakan, pihaknya siap untuk diajukan kembali namanya untuk bursa perebutan kursi wakil ketua DPRD Badung. “Itu semua keputusan dari pimpinan partai. Saya siap ditugaskan dimana saja itu adalah kewenagan pimpinan partai kami. Dengan semua kader dan caleg lain yang lolos kami berteman baik dan hal ini merupakan proses saja dalam sebuah lembaga partai. Jadi ataupun tidak saya nanti itu DPP yang yang memiliki wewenang,”paparnya.

    Sementara Wayan Suyasa yang dihubungi terpisah juga mengatakan hal serupa. “Apapun keputusan partai kita harus siap untuk menjalaninya. Terkait penugasan partai untuk ditunjuk menjadi wakil ketua, hal itu ada mekanismenya. Nanti pihak DPP yang memutuskannya, kalau kami dimasukan ikut bursa juga ya kami siap untuk menjalankan amanah partai tersebut. Kami selaku dewan ini juga merupakan petugas partai dan jebatan aspirasi masyarakat di Kabupaten Badung,”terangnya.

    Sedangkan Turah Tut mengatakan siap juga akan mengikuti bursa perebutan kursi wakil ketua DPRD Badung. “Sebagai kader partai pihaknya siap mengikuti segala  proses yang ada sesuai dengan mekanisme partai. Kalau sudah ditugaskan oleh partai tidak boleh tidak tidak siap, harus siap menjalankan perintah partai. Namun sekarang kan induk partai yang memiliki keputusan dan kewenangan itu baik itu DPD, DPD Bali dan DPP,”ungkapnya.

    Edited by N. Suardani


Baca Juga  Targetkan Kemenangan 90 Persen, GIRIASA tetap Optimis
Hosting Indonesia