ist
Gubernur Wayan Koster
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Gubernur Bali Wayan Koster, Kamis (31/12/2020) menyampaikan pidato akhir tahun. Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan pencapaian kinerja secara umum pelaksanaan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Koster sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan kebijakan dan program tahun 2021.
Ditegaskan, Bali Era Baru berisi arah kebijakan dan program Lima
Bidang Prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana yaitu Bidang 1 : Pangan, Sandang, dan Papan, Bidang 2: Kesehatan dan Pendidikan, Bidang 3 : Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, Bidang 4 : Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya, dan Bidang 5 : Pariwisata. Lima bidang prioritas tersebut didukung dengan pembangunan infrastruktur darat, laut, dan udara secara terintegrasi dan terkoneksi.
Secara umum program Lima Bidang Prioritas telah dapat berjalan sesuai arah kebijakan, namun ada beberapa program yang belum
berjalan secara optimal karena berbagai hambatan akibat pandemi covid-19, yang tidak hanya menimpa kita di Bali melainkan seluruh dunia.
Dalam program bidang pangan, telah terjadi peningkatan ekspor hasil pertanian, seperti manggis, kakao, buah naga, salak, kopi, dan jeruk nipis ke negara Tiongkok, Uni Emirat Arab, Eropa
dan Maladewa. Adapun program prioritas bidang sandang telah dilakukan penguatan industri sandang bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi Bali antara lain: pelestarian dan promosi
tenun songket, endek, dan produk cenderamata.
Peningkatan ekspor didukung oleh maskapai penerbangan Garuda yang membuka penerbangan langsung pesawat kargo dari Denpasar ke Hongkong setiap minggu, yang titiang resmikan tanggal 7 November 2020. Pesawat tersebut mengangkut sekitar 40 ton hasil kelautan dan produk kerajinan rakyat Bali. Ini merupakan kemajuan di bidang ekspor dalam situasi pandemi Covid-19.
Program bidang pendidikan, pada tahun 2020 telah dibangun 2 unit sekolah baru SMAN 1 di Kecamatan Abang dan SMKN 2 di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem; dan 2 unit sekolah baru SMAN 9 dan SMAN 10 di Kota Denpasar dengan total anggaran sebesar Rp 48 miliar yang bersumber dari APBD Semesta Berencana Provinsi Bali. Pembangunan direncanakan selesai pada tahun 2021.
Program bidang adat, tradisi, seni, dan budaya, serta kearifan lokal telah berjalan dengan pencapaian sangat baik. Pembangunan adat meliputi realisasi dana desa adat masing-masing Rp350 juta dengan total anggaran Rp 522,5 miliar untuk 1.493 desa adat yang ditransfer langsung ke rekening desa adat. Bidang seni dan budaya telah diselenggarakan Bulan Bahasa Bali, fasilitasi seni virtual, dan Festival Seni Bali Jani ke-2.
Yang membahagiakan secara sekala niskala, adalah karena telah selesai dibangun gedung Kantor Majelis Desa Adat Provinsi Bali
serta 6 gedung Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten/Kota (Tabanan, Jembrana, Buleleng, Karangasem, Bangli, dan Denpasar) dengan total anggaran Rp31 miliar yang bersumber dari dana tanggung jawab sosial (CSR) BUMN, BPD Bali, dan perusahaan swasta nasional. Gedung Kantor Majelis
Desa Adat Kabupaten Gianyar dibangun dengan anggaran Rp 3,5 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar. Akan
dilanjutkan pembangunan gedung Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Badung dan Kabupaten Klungkung pada 2021 dengan total anggaran Rp 6,6 miliar bersumber dari dana tanggung jawab sosial (CSR) BUMN.
Pandemi covid-19 di Bali telah dapat ditangani dengan baik yang ditandai terkendalinya kasus positif baru (rata-rata di bawah 100 kasus per hari), meningkatnya angka kesembuhan (mencapai di atas 90%), dan terkendalinya angka kematian (kurang dari 5 orang per hari). Bali termasuk kategori daerah dengan
tingkat kesembuhan tertinggi di Indonesia.
Pencapaian yang baik ini, ujar mantan anggota DPR RI 3 periode tersebut, berkat kerja keras dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Kejati
Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota, Majelis Desa Adat, Parisada Hindu Dharma Indonesia, desa adat, dan desa/kelurahan se-Bali serta gotong-royong berbagai komponen masyarakat.
Bali, bahkan menjadi percontohan yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak dalam penanganan covid-19 dengan memberdayakan desa adat melalui pembentukan Satgas
Gotong-Royong.
Editor N. Sarmawa







































