Beranda Denpasar News Hadirkan 190 UMKM, Denfest Ke-17 Digelar pada 22-25 Desember Mendatang

Hadirkan 190 UMKM, Denfest Ke-17 Digelar pada 22-25 Desember Mendatang

bvn/hmden

DENFEST KE-17 – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin pelaksanaan Jumpa Pers Denfest ke-17 di Jumpa Kopi Denpasar, Jumat (20/12).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Gelaran Denpasar Festival (Denfest) ke-17 Tahun 2024 kembali hadir memeriahkan pengujung tahun di Kota Denpasar. Festival tahunan yang menghadirkan ragam kuliner, kriya, fashion hingga hiburan ini akan digelar pada 22-25 Desember mendatang. Ngarumrum Kerta Langu, Kliau Denpasar menjadi tema utama kegiatan yang akan mengambil tempat di Kawasan Titik Nol Catur Muka Kota Denpasar.

Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin pelaksanaan jumpa pers Denfest ke-17 di Jumpa Kopi Denpasar, Jumat (20/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kadis Pariwisata Kota Denpasar Luh Putu Ryastiti, Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar I Dewa Made Agung, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari, Ketua Bekraf Denpasar I Putu Yuliarta, OPD terkait serta awak media dan pengisi acara.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan, pelaksanaan Denfest sebagai festival rakyat merupakan upaya Pemkot Denpasar dalam menghadirkan hiburan serta menjadi puncak apresiasi bagi UMKM di Kota Denpasar. Dari serangkaian panjang proses pembinaan dan pengembangan UMKM, diharapkan Denfest mampu menjadi wahana promosi pelaku usaha dan perajin Denpasar untuk lebih dikenal masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, secara keseluruhan, Denpasar Festival menjadi menjadi wahana utama untuk menyaksikan, memamerkan, dan memanggungkan beragam produk kekinian dari berbagai sektor ekonomi kreatif di Kota Denpasar yang tak terpisahkan dengan pusaka budaya yang adiluhung. Denpasar Festival hingga kini selalu berhasil menyuguhkan perpaduan antara kreativitas tradisi dan modernitas sehingga dapat memberikan inspirasi bagi khalayak luas untuk terus berinovasi pada kemajuan kota.

Baca Juga  Wayan Koster Kampanyekan Busana Adat Guna Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Ekonomi Bali

“Di usia yang ke-17 ini, Denfest harus mampu menjadi hub sekaligus ruang publik yang memberikan dorongan pertumbuhan perekonomian lewat lahirnya UMKM baik kuliner, kriya, ekraf hingga agrobisnis yang berdaya saing, serta memberikan hiburan rakyat yang tentunya menjadi pilihan rekreasi jelang akhir tahun. Harapan kami Denpasar Festival ini semakin mapan sebagai wadah inovasi, pelestarian budaya, dan akselerator ekonomi kreatif yang dinamis,” ujar Arya Wibawa.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar Luh Putu Ryastiti menjelaskan bahwa kehadiran tema “Ngarumrum Kerta Langu: Kilau Denpasar” di Denpasar Festival ke-17 ini mencerminkan dua aspek penting, yakni sebagai identitas kultural Denpasar dan dukungan pemerintah dalam bentuk strategi pembangunan. Denpasar tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga mengembangkannya menjadi sebuah ekspresi kontemporer yang relevan. Budaya menjadi akar yang kuat, dari mana tumbuh cabangcabang kreativitas yang beragam, inklusif, dan terbuka terhadap pengaruh global.

Lebih lanjut dijelaskan, penataan tempat penyelenggaraan Denpasar Festival ke-17 dibagi dalam 4 zona pelaksanaan di sekitar Kawasan Catur Muka, yakni Zona A Kawasan Catur Muka yang merupakan area persimpangan antar zona, dimana inagurasi pembukaan digelar. Selanjutnya Zona B di sepanjang ruas Jalan Veteran bagian selatan (depan Inna Bali Hotel) yang diperuntukkan bagi stand UMKM Kriya dan Fesyen serta dilengkapi dengan panggung fashion show, untuk peragaan busana.

Untuk Zona C berada di sepanjang ruas Jalan Gajah Mada bagian timur (depan kantor walikota) yang diperuntukkan bagi stand UMKM kuliner dan kopi. Yang terkahir Zona D yakni Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung yang diperuntukkan untuk panggung musik, panggung budaya barat, stand kuliner kekinian, food truck dan Wirausaha Muda Denpasar (WMD), stand kartun Denpasar, denah sosial Kota Denpasar, HIPMI, pos kesehatan, pos keamanan terpadu, Inbis Binaan Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar.

Baca Juga  Rawat Seni Klasik Dukung Kemajuan Pariwisata, Disbud Denpasar Gelar "Workshop Legend"

Ryastiti menambahkan, sebagai salah satu festival yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui sinergi ekonomi kreatif, Denpasar Festival turut menghadirkan 190 UMKM unggulan baik itu produk kategori Kuliner dan Kopi, serta Kriya, Fesyen dan Agro yang sebelumnya telah melalui proses kurasi oleh lembaga profesional. (gie/hmden)