bvn/sar
KEJURPROV III – Ketua Umum PEXI Badung I Gusti Agung Made Wardika di sela-sela pembukaan Kejurprov III Xiangqi Provinsi Bali Tahun 2023, Jumat (6/10/2023).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Badung siap mempertahankan juara umum pada Kejurprov III Xiangqi Provinsi Bali Tahun 2023. Walau kompetisi mulai menggeliat atau ketat dari kabupaten/kota lainnya di Bali, Badung optimis masih bisa mempertahankan juara umum pada Kejurprov III Xiangqi Provinsi Bali tahun 2023, seperti dua kejurprov sebelumnya.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Pengcab Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika kepada sejumlah media usai pembukaan Kejurprov III Xiangqi Bali tahun 2023 di Hotel Made Sempidi, Jumat (6/10/2023). “Walau kompetisi mulai menggeliat, kami masih tetap optimis mampu mempertahankan juara umum,” tegas Sekretaris DPRD Badung tersebut.
Ditanya berapa medali emas yang ditargetkan, Agung Wardika menyatakan, pada Kejurprov I Badung meraih 9 medali emas bisa menduduki juara umum. Selanjutnya pada Kejurprov II, Badung meraih 8 medali emas juga tetap juara umum. “Kami tahun ini tidak jauh-jauh dari itu, kami menargetkan 8 sampai 9 medali emas dan kami optimis predikat juara umum masih bisa diraih,” tegasnya.
Agung Wardika melihat, persaingan kini mulai terasa. Sejumlah kabupaten kota di Bali mulai menggeliat dan akan memberikan perlawanan sengit. Dia menunjuk saingan berat datang dari kontingen Kota Denpasar dan Buleleng. “Untuk saat ini hanya Bangli dan Karangasem yang belum mengikuti, sementara kabupaten/kota lainnya dipastikan akan berjuang maksimal untuk memperoleh medali,” tegasnya.
Agung Wardika menambahkan, kejurprov dilakukan secara bergantian. Dimulai dari tahun 2018 di Tabanan, yang kedua pada 2019 dilakukan di Buleleng. Setelah 2019, memasuki masa covid, kejurprov dihentikan dan baru dilanjutkan pada 2023 ini dan Badung sebagai tuan rumah.
Sebagai tuan rumah, katanya, menjadi beban berat untuk mempertahankan predikat juara umum ini. Ada ketentuan, jika tiga kali berturut-turut menjadi juara umum, pialanya menjadi hak peraih juara umum tersebut. “Target kami yakni mempertahankan juara umum tiga kali berturut-turut,” katanya.
Atlet yang akan bertanding, katanya, berjumlah 83 orang dari 7 kabupaten/kota, terdiri atas 32 atlet putri dan sisanya atlet putra. Klasifikasi daripada cabor PEXI-nya antara senior dan junior. Ini menyangkut olah raga kecerdasan, strategi, adu otak persis seperti olah raga catur, cuma alatnya berupa kayu pipih.
Hingga kini, kata Agung Wardika, cabang Xiangqi belum bisa dipertandingkan di ajang PON. Hal ini karena syarat bisa dipertandingkan di PON harus ada kelembagaan di 50 persen plus 1 provinsi. “Sekarang baru ada di 16 dari 38 provinsi,” katanya.
Khusus di Bali, PEXI sudah ada di setiap kabupaten/kota. Dengan begitu, cabang xiangqi ini bisa dipertandingkan di Porprov sehingga APBD bisa direbut untuk bisa digunakan pembinaan, prestasi, dan evaluasi kegiatan. (sar)







































