bvn4
Proses evakuasi nelayan yang jukungnya tertabrak kapal di perairan Kubu.
AMLAPURA (BALIVIRALNEWS) –
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi seorang nelayan, yang jukungnya mengalami kerusakan karena tertabrak kapal di tengah laut di perairan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (10/8). Berawal saat korban atas nama Ketut Wisnu Murti (25) dan Gede Toya (39) pergi melaut mencari ikan sekitar pukul 05.00 Wita. “Ketika menarik jaring ikan, ada datang kapal dari arah timur menuju ke barat kemudian tertabrak dan kedua katirnya terlepas,” jelas Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana.
Laporan awal menyebutkan lokasi nelayan tersebut berada di koordinat 8° 14.390’S – 115° 39.877’T, yakni berkisar 4 Nm dari bibir pantai. “Laporan dari Balawista Tulamben pada pukul 08.15 Wita dengan keterangan waktu kejadian kurang lebih pukul 07.00 Wita,” terangnya.
Sebanyak, 9 personel bergerak dari Pos SAR Karangasem. Tim SAR gabungan bertolak dari bibir pantai mendekati posisi korban pada pukul 09.15 Wita menggunakan speed boat Pos Polair Kubu. Berselang 30 menit, Ketut Wisnu Murti berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Selanjutnya jukung ditarik menggunakan speed boat milik Pos Polair Kubu hingga bibir pantai.
Saat dimintai keterangan tentang kendala saat evakuasi Ngurah Eka Wiadnyana mengungkapkan, sempat ada tali yang agak terputus ketika penarikan jukung, namun dapat diatasi dan akhirnya tiba di pantai Rubaya Kubu pada pukul 10.50 Wita. “Keberhasilan operasi SAR tidak terlepas dari kesigapan unsur SAR terdekat yang terlebih dahulu bergerak dengan Alut yang dimiliki, khususnya Pos Polair Kubu,” katanya.
Dirinya menambahkan, adapun unsur SAR terlibat selama operasi SAR berlangsung di antaranya, Basarnas Bali, Pos Polairud Kubu Polda Bali, Polair Polres Karangasem, SPKKL Bakamla Bali, BPBD Karangasem dan kelompok nelayan Penyimpenan Rubaya Kubu. Dalam upaya pencarian juga mengerahkan rubber boat Basarnas Bali serta 11 jukung Kelompok Nelayan Penyimpenan Rubaya Kubu. (bvn4)









































