Beranda Bali News Kak Seto: Bak Gunting atau Pisau, Gadget Munculkan Masalah jika Disalahgunakan

Kak Seto: Bak Gunting atau Pisau, Gadget Munculkan Masalah jika Disalahgunakan

ist

MENDONGENG – Kak Seto Mulyadi sedang mendongeng dengan alat peraga pada acara Kak Seto dan Bunda PAUD Menyapa di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Sabtu (15/1/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Psikolog anak Kak Seto Mulyadi menanggapi kekhawatiran kalangan orangtua terhadap perkembangan gadget. Orangtua tak perlu khawatir terhadap perkembangan teknologi khususnya gadget sepanjang digunakan secara bijaksana.

Saat ditemui pada acara “Kak Seto dan Bunda PAUD Menyapa, Mencegah Kecanduan Medsos pada Anak dengan Mendongeng”, Sabtu (15/1), tokoh yang populer dengan lagunya “Si Komo” tersebut menyatakan, gadget sama dengan alat lainnya seperti gunting dan pisau. Jika dimanfaatkan dengan baik, gunting dan pisau ini memiliki banyak manfaat. Tetapi jika digunakan secara keliru, tentu juga bisa memunculkan masalah.

Hal sama, tegasnya, juga terjadi pada gadget. Alat ini, ujar anggota Komas Anak ini, memiliki banyak manfaat. Misalnya untuk menjalin komunikasi di antara komunitas, memperoleh info terbaru dari berita-berita yang ada di gadget, serta panduan untuk pembuatan produk, termasuk untuk kepentingan pendidikan yang sangat diperlukan saat pandemi covid seperti sekarang. “Semua bisa didapat dari gadget ini,” katanya.

Lantas bagaimana dengan dampak negatif yang ditimbulkan gadget? Kak Seto menegaskan, jangan menggeneralisasi, seolah-olah gadget selalu jelek. Tetapi itu tadi bahwa gadget itu adalah alat sama seperti gunting, sama seperti pisau. Itu bisa dimanfaatkan, bisa untuk kemajuan kita semua. Tetapi bisa juga berbahaya jika disalahgunakan. “Seperti untuk membuli teman-teman, untuk mencari konten pornografi, radikalisme, unsur kekerasan dan sebagainya,” katanya.

Initinya ini adalah alat digunakan secara bijak secara cerdas, juga selalu ada komunikasi yang efektif di dalam keluarga. “Jika ini dilakukan, orangtua tak perlu khawatir berlebihan terhadap perkembangan gadget,” ujarnya didampingi Bunda PAUD Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. (sar/bvn)

Baca Juga  I Made Sari Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dengan Disertasi “Konstruksi Pengaturan Kewenangan Jaminan Sita Komisi Pengawas Persaingan Dalam Perspektif Perbandingan”