Beranda Bali News Kalahkan Banteng Badung 3-2, Banteng Denpasar Jawara di Soekarno Cup 3 Tahun...

Kalahkan Banteng Badung 3-2, Banteng Denpasar Jawara di Soekarno Cup 3 Tahun 2026

bvn/sar

SERAHKAN HADIAH – Pengurus DPP PDI Perjuangan Prananda menyerahkan hadiah berupa beasiswa senilai Rp 50 juta kepada Banteng Denpasar yang berhasil menjadi jawara di Liga Kampung Soekarno Cup 3 tahun 2026 di Stadion Ngurah Rai Denpasar.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Banteng Denpasar kembali menjadi jawara setelah menumbangkan Banteng Badung dengan skor tipis 3-2 di grandfinal Liga Kampung Soekarno Cup 3 tahun 2026, di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Senin (25/5/2026). Laga final tersebut disaksikan Pengurus DPP PDI Perjuangan Prananda, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, Ketua KONI Bali Nyoman Giri Prasta serta pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Bali, serta puluhan ribu suporter dari empat kesebelasan yang berlaga.

Laga final diawali dengan pertandingan Banteng Karangasem dengan Banteng Tabanan untuk memperebutkan juara III dan IV. Pada kesempatan tersebut, Banteng Tabanan tanpa kesulitan berarti menundukkan Banteng Karangasem dengan skor telak 4-0. Dengan demikian, juara III diraih Banteng Tabanan dan Juara IV otomatis diraih oleh Banteng Karangasem.

Tiba saatnya pertandingan puncak tahta tertinggi antara Banteng Denpasar dan Banteng Badung untuk memperebutkan juara I dan juara II. Begitu pluit wasit ditiup, kedua kesebelasan saling serang. Kedua kesebelasan pun menciptakan peluang-peluang untuk mencetak gol.

Pada pertengahan babak pertama, Banteng Denpasar berhasil melesakkan dua gol ke gawang Banteng Badung. Pada menit berikutnya, Banteng Badung pun berhasil mencetak gol setelah melakukan serangan-serangan mematikan. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Pada babak kedua, saling serang antara dua kesebelasan ini makin terlihat. Kedua kesebelasan ingin menambah pundi-pundi golnya. Setelah berjuang dengan serangan-serangan gencar, Banteng Badung berhasil menambah satu gol lagi sehingga skor berubah menjadi 2-2.

Baca Juga  Kasus Baru Covid-19 Bali Bertambah 678, Kasus Sembuh Bertambah 297 Orang

Menjelang babak akhir, Banteng Denpasar berhasil menambah satu gol lagi sehingga kedudukan akhir menjadi 3-2 untuk Banteng Denpasar. Dengan hasil ini, otomatis Banteng Denpasar menjadi jawara dengan meraih juara 1 dan Banteng Badung harus puas memperoleh juara 2.

Usai pertandingan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Juara I berhak atas beasiswa senilai Rp 50 juta, juara II berhak atas hadiah berupa beasiswa senilai Rp 30 juta, juara III berhak atas juara berupa beasiswa senilai Rp 20 juta serta juara 4 berhak atas hadiah berupa beasiswa senilai Rp 10 juta.

Selain hadiah bagi pemenang, panitia juga memberikan hadiah masing-masing untuk top scorer, tim fair play, serta pemain terbaik. Hadiah diserahkan oleh Prananda, Gubernur Koster bersama Wagub Giri Prasta, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa, Bupati Gianyar Agus Mahayastra, dan Walikota Denpasar GN Jaya Negara.

Jawara pada Liga Kampung Soekarno Cup 3 tahun 2026 selanjutnya akan mewakili Bali di ajang Liga Kampung Nasional yang berlangsung di Kota Surabaya.

Sebelum pertandingan dimulai, Ketua Panitia Liga Kampung 3 Soekarno Cup 2026 Wayan Adi Arnawa menyatakan, pertandingan sudah memasuki grandfinal yang penuh gengsi. Yang akan berlaga adalah Banteng Badung dengan Banteng Kota Denpasar.

Dia berharap, pertandingan berlangsung secara fair play dan menjunjung tinggi sportivitas. Hasil Soekarno Cup 3 ini akan menjadi ajang untuk seleksi. Pemain-pemain terbaik akan menjadi wakil Bali pada Soekarno Cup 3 nasional yang rencananya digelar di Surabaya. “Pertandingan yang berlangsung sejak 9 Mei hingga hari ini, secara umum berjalan aman dan lancar,” tegas Adi Arnawa yang juga Bupati Badung tersebut.

Liga Soekarno Cup ini, ujarnya, menjadi wadah anak-anak muda, talenta-talenta muda yang bisa bermain bola dalam satu kompetisi yang formal yang kebetulan dilaksanakan oleh PDI Perjuangan. “Ini salah satu bukti bahwa PDI Perjuangan sangat menjunjung tinggi olah raga termasuk sepak bola ini,” ujarnya.

Baca Juga  Pj. Sekda Kota Denpasar Made Toya Hadiri Simulasi Pemilu di Serangan

Selain itu, ungkapnya, ini merupakan bentuk terjemahan dari semangat Bung Karno, yang sangat sportif dan apresiatif terhadap olah raga. “Pertama adalah beliau bisa membangun Gelora Bung Karno. Sekarang apa yang menjadi pemikiran Bung Karno, kita terjemahkan dalam Soekarno Cup ini,” tegasnya sembari berharap dari liga ini akan muncul talenta-talenta pemain bola yang mampu membawa sepak bola Bali bertarung di ajang PON. (sar)