Beranda Denpasar News Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif dan Kasus Sembuh Covid-19 di Kota...

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif dan Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 1 Orang

Hosting Indonesia

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Meski kasus meninggal nihil, kasus positif covid-19 masih terjadi. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (11/12) diketahui penambahan kasus meninggal dunia kembali nihil. Sementara itu kasus positif dan kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar sama-sama bertambah 1 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.932 kasus. Angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.856 orang (97,16) persen), meninggal dunia 1.001 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 75 orang (0,20 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid-19 masih ditemukan. Karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas. (gie/hmden)

Baca Juga  Lagi, Tim Yustisi Kota Denpasar Jaring 10 Pelanggar Prokes dan 2 Gepeng
Hosting Indonesia