ist
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Penambahan kasus covid-19 di Kota Denpasar tak kunjung mengalami penurunan. Berdasarkan data resmi pada Jumat (16/7), dalam sehari kasus positif covid-19 bertambah 357 orang, kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif covid-19 juga bertambah 3 orang. Meski demikian, kasus sembuh mengalami penambahan 122 orang.
“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia masih tinggi di angka 3 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 122 orang dan kasus positif covid-19 melonjak di angka 357 orang. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Jumat (16/7).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 19.148 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 16.242 orang (84,83 persen), meninggal dunia 395 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 2.511 orang (13,11 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 45 tahun yang berdomisili di Desa Sanur Kauh. Pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 76 orang yang berdomisili di Desa Dauh Puri Kelod. Pasien ketiga juga merupakan seorang perempuan usia 74 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sanur.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu. (gie/hmden)







































