ist
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Perkembangan kasus covid-19 di Kota Denpasar cenderung menunjukkan tren yang berfluktuatif. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh covid-19. Pada Senin (30/11/2020) di ibukota Provinsi Bali ini diketahui kasus sembuh mengalami penambahan 31 orang dan kasus positif covid-19 bertambah 36 orang yang tersebar di 14 wilayah desa/kelurahan. Pun demikian, seorang pasien dengan status domisili di Desa Ubung Kaja tercatat meninggal dunia.
Berdasarkan data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan tinggi di tiga wilayah desa/kelurahan. Desa Pemogan yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 9 kasus baru. Disusul Kelurahan Pedungan yang turut mencatatkan penambahan 7 orang. Desa Tegal Harum juga turut mencatatkan penambahan kasus positif 6 orang. Sementara itu, Desa Peguyangan Kangin, Kelurahan Peguyangan dan Kelurahan Renon mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang. Sedangkan 8 desa/kelurahan lainnya mencatatkan penambahan kasus masing-masing 1 orang dan 29 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.
Untuk pasien meninggal dunia dikatehui seorang perempuan usia 43 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja. Pasien diketahui positif covid-19 pada 7 November 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 30 November 2020.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Senin (30/11) menjelaskan, kasus covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. GTPP pun tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, beragam upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Terkait upaya menekan angka kematian akibat covid-19, Dewa Rai mengatakan, GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan data diketahui angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 3.563 orang (93,10 persen), meninggal dunia 86 orang (2,25 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 178 orang (4,65 persen), sementara itu kasus positif secara komulatif tercatat 3.827 kasus.
Editor Wes Arimbawa








































