Beranda Berita Utama Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 288 Orang, Kasus Positif Bertambah...

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 288 Orang, Kasus Positif Bertambah 432 Orang

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Setelah sehari sebelumnya mengalami lonjakan, kasus positif covid-19 di Kota Denpasar kembali menurun pada Rabu (28/7). Berdasarkan data resmi, penambahan kasus positif tercatat 432 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 14 orang. Meski demikian, kasus sembuh bertambah 288 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 14 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 288 orang dan kasus positif covid-19 sebanyak 432 orang. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (28/7).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 24.345 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai 18.952 orang (77,85 persen), meninggal dunia 486 orang (2,00 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 4.907 orang (20,15 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Libatkan 500 Talenta Muda, Walikota Jaya Negara Apresiasi Persiapan Duta Pawai PKB Denpasar

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi covid-19,” ajak Dewa Rai. (gie/hmden)