bvn/sar
PAPARKAN PROGRAM – Dirut Perumda Tirta Mangutama memaparkan program yang dijalankan pada 2025 untuk meningkatkan layanan air minum kepada pelanggan, Minggu (23/3/2025).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Minggu (23/3/2025) menggelar media gathering serangkaian Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2025 di restoran sebuah hotel di bilangan Kuta. Selain dihadiri direksi yakni Direktur Utama Wayan Suyasa, Direktur Teknik Made Suarsa, dan Direktur Umum Made Sugita dan sejumlah kabag dan staf, acara ini juga dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media baik cetak, elektronik maupun media online.
Saat membuka acara tersebut, Dirut Perumdam Tirta Mangutama Wayan Suyasa mengungkap sejumlah program yang akan dijalankan serta strategi untuk menyelesaikan persoalan air minum di wilayah Badung. “Pada 2025 ini, kami akan membangun command centre. Saat ini sedang pengadaan dan ditarget selesai dalam 3 bulan,” ujarnya.
Commad centre, ujar mantan anggota DPRD Badung tersebut, akan mampu memantau secara real time menyangkut kualitas air yang disalurkan, termasuk menyangkut gangguan. “Command centre juga mampu memantau fungsi jaringan perpipaan mulai Petang hingga Pecatu, termasuk menyangkut masalah produksi,” tegasnya.
Biasanya, kata Suyasa, petugas Perumdam turun melakukan perbaikan setelah ada keluhan dari pelanggan. “Dengan adanya command centre, petugas akan turun memberikan pelayanan termasuk perbaikan sebelum adanya keluhan pelanggan,” ungkapnya.
Terkait dengan literasi, ujarnya, pihaknya akan membangun museum yang akan mengungkap sejarah berdirinya Perumdam dari awal, menggambarkan tata kelola air , dan memberikan edukasi interaktif dengan mengundang siswa mulai kalarngan TK, SD, SMP dan SMA,” katanya.
Selain itu, kata Suyasa, pihaknya juga memberikan layanan online untuk pembayaran tagihan air minum. Bekerja sama dengan perbankan, Perumdam Tirta Mangutama menyiapkan sejumlah titik pembayaran yang bernama POINT. “Pelanggan dimudahkan karena tidak perlu lagi datang ke Perumdam hanya untuk membayar tagihan,” katanya.
Terkait dengan strategi meningkatkan layanan air minum, Direktur Teknik Made Suarsa optimis dengan rampungnya tiga reservoar yang ada di Kampial, Labuan Sait dan Puspem Badung. “Saat ini ketiga reservoar tersebut sudah rampung namun baru reservoar Kampial yang berfungsi maksimal,” katanya.
Reservoar Labuan Sait masih mengalami kekurangan pasokan air. Ini segera bisa ditangani dengan pemasangan pipa bawah laut yang sudah melewati fase review. Saat ini, Perumdam masih memiliki air baku idle 100 liter per detik (dari kuota 750 liter per detik baru dimanfaatkan 650 liter per detik di estuary dam. “Dengan sisa 100 liter per detik ditambah pipa bawah laut ini, pasokan air ke reservoar Labuan Sait dipastikan aman,” ujar Suarsa.
Untuk reservoar Puspem Badung, ujarnya lagi, sudah rampung namun juga belum berfungsi maksimal. Hal ini tegasnya karena perencanaan awal, dengan ketinggian reservoar ini, sudah bisa memenuhi kebutuhan air sampai di wilayah Kerobokan. “Dengan grafitasi ternyata belum cukup, masih harus dibantu dengan pemompaan. Saat ini masih proses pengadaan pompa yang harus impor,” tegasnya.
Direktur Teknik Made Suarda menambahkan, untuk mengantisipasi kebutuhan air yang terus bertambah, Perumdam sudah mengupayakan pengolahan air laut untuk menjadi air baku (SWRO). Karena biaya pengolahan air laut menjadi air minum relatif mahal, katanya, air laut yang telah diolah akan disalurkan ke pelanggan-pelanggan bisnis. Sementara air baku alami baik air bawah tanah maupun air permukaan akan disalurkan kepada pelanggan rumah tangga.
Direktur Umum Made Sugita pada kesempatan tersebut menggelar program corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan Perumdam. Di antaranya pemberian dispenser kepada sekolah di wilayah Badung dan juga kepada instansi atau OPD. Selanjutnya, pihaknya melakukan penghijauan mangorove bekerja sama dengan UniversitiTeknologi Mara (UITM). “Program CSR lainnya berupa penanaman pohon, pembuatan sumur pemanen air hujan dan melakukan water education,” katanya. (sar)







































