Beranda Berita Utama Ini Tiga Keuntungan yang Diperoleh Krama Banjar Kertasari Peguyangan di Pasar Murah...

Ini Tiga Keuntungan yang Diperoleh Krama Banjar Kertasari Peguyangan di Pasar Murah Bersubsidi

bvn/sar

VOUCHER RP 30.000 – Selain subsidi 10 persen dari nilai belanja, krama Banjar Kertasari juga memperoleh voucher belanja senilai Rp 30.000 dalam Pasar Murah Bersubsidi.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Banjar Kertasari, Desa Adat Peguyangan, kembali menggelar pasar murah bersubsidi serangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan. Hal tersebut diungkapkan Kelian Banjar Kertasari I Gusti Ngurah Sardula saat dihubungi Kamis (17/4/2025).

Menurutnya, pasar murah bersubsidi ini sebagai bentuk kepedulian banjar terhadap krama dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di wilayah Banjar Kertasari. “Pasar murah bersubsidi ini khusus menyediakan alat-alat keperluan yang berkaitan dengan upacara seperti canang, janur, dupa, bumbu, kue banten, buah, sampian, bahan penjor, patungan daging babi, dan kuliner,” tegasnya.

Acara ini, ujar pensiunan pegawai Pemkot Denpasar tersebut, digelar pada Minggu (20/4/2025) di Balai Banjar Kertasari, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 wita. “Selain membantu pelaku UMKM yang ada di wilayah Banjar Kertasari, krama yang berbelanja juga memperoleh minimal tiga keuntungan,” tegasnya.

Pertama, krama yang berbelanja memperoleh subsidi 10 persen dari nilai belanja. Kedua, katanya lagi, krama yang berbelanja juga memperoleh voucher secara gratis senilai Rp 30.000. Voucher ini, katanya, tak bisa dialihkan atau diberikan kepada orang lain.

Hanya sampai di sana? Ternyata masih ada yang ketiga yakni krama masih bisa memperoleh rezeki dari door prize yang digelar. Door prize akan memperebutkan hadiah utama berupa tiga paket patungan babi dan masih banyak lagi hadiah yang akan diundi pada akhir acara. “Hadiah ini sebagian diberikan oleh UMKM yang berjualan di lokasi pasar murah bersubsidi,” tegasnya.

Ditanya mengenai anggaran untuk subsidi yang diberikan kepada krama banjar, Gusti Ngurah Sardula menyatakan bersumber dari kas Banjar Kertasari. “Bantu UMKM dan dapatkan subsidi 10 persen,” ujarnya. (sar)

Baca Juga  Perjuangkan Solusi Pengelolaan Sampah Jadi Listrik, Gubernur Koster Teken MoU PSEL di Jakarta