Beranda Another Region News Libatkan 40 Jurnalis, BI Bali Gelar “Capacity Building” di Mimpi Menjangan Bali

Libatkan 40 Jurnalis, BI Bali Gelar “Capacity Building” di Mimpi Menjangan Bali

bvn/sar

CAPACITY BUILDING – Pemimpin Redaksi Media Tirto.id, Rachmadin Ismail memberikan materi dalam Capacity Building BI Bali yang digelar di Mimpi Menjangan Bali, Kamis (13/11/2025).

 

SINGARAJA (BALIVIRALNEWS) –

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali menggelar Media Gathering bertajuk Capacity Building Sobat Media BI Bali, pada Kamis dan Jumat (13 dan 14/11/2025). Acara ini melibatkan sekitar 40 wartawan dari media cetak, elektronik dan media online di Bali. Acara berlangsung di Mimpi Menjangan Bali di Kabupaten Buleleng.

Capacity Building Sobat Media BI Bali bersama puluhan wartawan ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan media agar lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan. Acara tersebut dibuka Kepala KPw BI Bali yang diwakili Deputi Direktur BI Provinsi Bali Yusuf Wicaksono.

Dalam kata sambutannya, Yusuf Wicaksono mengungkapkan, perekonomian Bali kini tumbuh 5,58% (yoy). Angka ini berada di atas pertumbuhan nasional yang tercatat 5,04% (yoy). “Pertumbuhan ini didukung oleh sektor akomodasi makan dan minum yang angkanya 23%, pertanian dan transportasi, konstruksi dan perdagangan semua sukses disektor tersebu,“ jelasnya.

Sementara untuk tingkat inflasi di Bali, ujarnya, cukup stabil di angka 2,61% (yoy) atau masih di dalam kisaran target nasional 2,5 plus minus 1 dan inflasi ini cenderung menurun, dikarenakan Bank Indonesia di daerah berupaya agar bahan-bahan terutama bahan pangan itu cukup stabil.

Ia menambahkan, meskipun perekonomian tumbuh baik, stabilitas harga atau inflasi terkendali namun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. “Kita perlu waspadai bersama agar perekonomian yang meningkat ini dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Bali dan bagaimana supaya perekonomian yang meningkat tersebut tidak diikuti oleh kenaikan harga agar daya beli masyarakat tetap bisa bertahan,” imbuhnya.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Tak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme

Materi berikutnya diisi Pemimpin Redaksi Media Tirto.id, Rachmadin Ismail. Dia membagikan trik dan strategi bagaimana membangun audien ekonomi publik yang berhubungan dengan teknik penulisan artikel yang akurat yang diambil dari sudut mana sehingga memberikan informasi yang bisa dipercaya oleh masyarakat.

Menurutnya, ke depan media harus menyajikan konten yang lebih spesifik namun dengan konten-konten yang profesional dan berkualitas. “Konten-konten yang berkualitas di media spesifik akan berpeluang dilirik oleh pemasang iklan,” ujarnya. (sar)