Beranda Another Region News Ny. Putri Koster Sambut Baik Rencana Penelitian dan Survei LPPM Unhi di...

Ny. Putri Koster Sambut Baik Rencana Penelitian dan Survei LPPM Unhi di Bidang Perlindungan Warisan Budaya Bali

0
Hosting Indonesia

hmprov

LPPM UNHI – Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster menerima audiensi LPPM Unhi Denpasar, Minggu (3/4/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyambut baik rencana Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhi Denpasar untuk melakukan survei dan penelitian di bidang perlindungan warisan budaya (kain tenun tradisional endek). Pihaknya mengajak para akademisi untuk turut menjaga warisan budaya Bali melalui data yang didapat melalui penelitian dan survei akademis.

“Penelitian dan survei itu sangat penting dilakukan untuk mendapatkan data yang nantinya digunakan sebagai landasan untuk menjalankan program pemerintah untuk diterapkan dalam masyarakat,” ujar Putri Koster saat menerima audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hindu Indonesia, di ruang rapat Jaya Sabha Denpasar, Minggu (3/4).

“Bali siap menjadi etalase di tingkat nasional, tetapi Bali juga harus siap untuk menjadi tuan rumah, dengan memanfaatkan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang dibangun diatas kawasan eks galian C Gunaksa, Kabupaten Klungkung seluas 334 hektar. Pusat Kebudayaan Bali merupakan sebuah mahakarya monumental pada era terkini sebagai program prioritas membangun adat istiadat, seni-budaya dan kearifan lokal Bali,” tegas Ny. Putri Koster.

Penelitian dan survei menjadi sangat penting sebagai landasan untuk mengambil kebijakan dalam menentukan lanjutan pembangunan daerah Bali nantinya. Kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebuah universitas dengan pemerintah akan sangat membantu pemerintah dalam menentukan arah pembangunan nantinya yang disesuaikan dengan data yang ditemukan.

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster menjelaskan, kebudayaan daerah kita menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita sebagai generasi muda. “Mari kita jaga kelestarian budaya dan kerajinan lokal yang digarap oleh saudara kita sendiri. Jangan sampai Bali kehilangan penenun kain tenun tradisional endek karena hasil tenunnya tidak ada yang membeli dan menggunakan. Karena dengan adanya kita yang berperan sebagai pembeli secara otomatis memberikan kesempatan bagi produsen untuk berkarya dan menenun kain endek nya,” imbuhnya.

Dengan kualitas yang bagus, penentuan harga yang pantas juga dapat dilakukan. Dengan begitu, dapat senantiasa untuk memuliakan produknya, hanya dengan mulai untuk menggunakan kain tradisionalnya.

Di hadapan Kepala LPPM Unhi Denpasar Made Novia Indriani, Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster menambahkan, agar LPPM Unhi melakukan penelitian dan survei yang akurat terkait warisan budaya terutama perkembangan produksi dan penggunaan kain tenun tradisional endek khas Bali oleh masyarakat saat ini. Terlebih setelah diberlakukannya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021, dapat dikatakan bahwa IKM menjadi tumpuan roda perekonomian di masa pandemi covid-19.

“Ada baiknya penggunaan kain tenun tradisional apakah itu masih dalam bentuk lembaran kain (kamen) ataupun sudah dijadikan pakaian untuk digunakan oleh diri sendiri terlebih dahulu, kemudian diketoktularkan kepada anggota keluarga dan tidak menutup kemungkinan kita juga mampu berperan untuk menularkan penggunaan kain tenun endek kepada lingkungan terdekat (tetangga dan teman kerja). Maka dari itu, saya yakin warisan kain tenun tradisional endek tidak akan punah di masa ke depannya,” ungkapnya.

Kepala LPPM Unhi Denpasar Made Novia Indriani mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan ulasan dan paparan yang diberikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali. Untuk ke depannya, tentu penelitian dan survei akan memberikan peluang kerja sama yang baik dengan pemerintah terkhusus untuk menyajikan informasi berbentuk data. (sar/hmprov)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumya10 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Aktif Tinggal 0,23 Persen
Artikel berikutnya1.475 Peserta Ikuti UTBK Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Unud Program Profesi, Pascasarjana, dan PPDS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here