ist
Bupati Nyoman Giri Prasta
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Stimulus bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Badung dipastikan akan cair Oktober tahun ini. “Astungkara Oktober ini cair,” ujar Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Badung, Selasa (19/10).
Saat ini, ungkapnya, pihaknya sudah melakukan cleansing data. Di Kabupaten Badung, katanya, ada 39.000 lebih UMKM. Setengah di antaranya sudah memperoleh bantuan dari pusat. “Jumlahnya sudah ada di atas 16.000 pelaku UMKM,” tegasnya.
Sederhananya, kata pejabat asal Pelaga, Petang tersebut, pihaknya tidak akan memberikan bantuan secara tumpang-tindih. Berbuat benar pada waktu yang tepat dan dengan regulasi yang jelas.
Soal besaran stimulus yang diberikan, Giri Prasta berkelit. “Ah nantilah saya putuskan. Uang itu mengikuti program. Kita tidak melihat uang, kita kerja keras. Tim sampai lembur untuk menuntaskan masalah ini. Yang penting astungkara bisa berjalan. Kami selaku Bupati bisa mengambil kebijakan stimulus, pada saat covid juga kita lakukan dengan baik dan bagus bahkan kita memberikan BLT,” katanya.
Setelah covid ini reda, ungkapnya, pihaknya bisa memberikan stimulus kepada UMKM. Ini jelas luar biasa. “Saya tidak melihat besar kecilnya daripada anggaran yang kita berikan. Yang penting kami harus mampu memberikan rasa aman, nyaman dan bangga kepada masyarakat Badung. Dengan sentuhan itu kami kira aman dan nyaman dapat kami ciptakan di Kabupaten Badung,” tegasnya lagi.
Selain stimulus bagi UMKM, pihaknya memastikan program-program prorakyat seperti santunan lansia, tunjangan penunggu pasien, tunjangan kematian dipastikan akan berjalan pada 2022 mendatang. “Kami pastikan karena rumahnya juga sudah dirancang sehingga program-program tersebut bisa jalan tanpa menyalahi aturan,” tegasnya. (sar/bvn)









































