Beranda Another Region News PDI Perjuangan Bali Gotong Royong Bersih-bersih Sungai Telaga Waja-Unda

PDI Perjuangan Bali Gotong Royong Bersih-bersih Sungai Telaga Waja-Unda

Hosting Indonesia

bvn/r

BERSIH-BERSIH – Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster memimpin gotong-royong bersih-bersih di Sungai Telaga waja dan Sungai Unda, Minggu (22/10/2023).

 

AMLAPURA (BALIVIRALNEWS) –

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, DR. Ir. Wayan Koster, MM memimpin kegiatan gotong royong bersih-bersih Sungai Telaga Waja, Karangasem dan Sungai Unda Klungkung dan penanaman pohon serta membagikan pupuk organik serangkaian perayaan rahina Tumpek Uye secara sakala.

Dihadiri pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, Bupati Karangasem dan Wakil Bupati Karangasem, Bupati Klungkung, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Karangasem serta Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan, petani hingga masyarakat setempat, pada Minggu (Redite Umanis, Menail) 22 Oktober 2023.

Wayan Koster menyampaikan Sungai Telaga Waja yang terhubung menjadi satu kesatuan dengan Sungai Unda, sumber terbesarnya berlokasi di Yeh Sah, Desa Muncan, Karangasem yang mengalir melewati 11 desa di Karangasem dan 5 desa di Klungkung. Aliran sungai ini telah memberi penghidupan masyarakat untuk rumah tangga dan irigasi sampai ke Desa Tangkas di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Klungkung. Karena itu, Sungai Telaga Waja dan Sungai Unda harus dijaga mulai dari hulu sampai hilir agar debitnya terjaga, sehingga tidak menurun, dan kualitasnya harus dijaga tidak dicemari dengan sampah dan zat kimia agar bersih dan sehat untuk kehidupan masyarakat. Dari hulu sampai hilir harus dilakukan penanaman pohon, melaksanakan sistem pertanian organik, dan tidak membuang sampah ke sungai.

Gotong royong bersih-bersih ini juga diselenggarakan secara serentak oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Bali, sebagai wujud implementasi nyata dari Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2022 tentang Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut sebagai upaya untuk memuliakan air sebagai sumber kehidupan guna terwujudnya keharmonisan alam Bali beserta isinya. (sar/r)

Baca Juga  Jelang Nataru, Disperindag Bali Gelar Pengawasan Pasar di Kabupaten Klungkung
Hosting Indonesia