Beranda Badung News Pemanfaatan ABT Marak, Badung Gelar FGD Pengelolaan Sumber Daya Air

Pemanfaatan ABT Marak, Badung Gelar FGD Pengelolaan Sumber Daya Air

bvn/kombad

Pemkab Badung menggelar FGD pengelolaan sumber daya air, Rabu (12/6/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Pemerintah Kabupaten Badung bersama pemerintah pusat, Rabu (12/6) melaksanakan focus group discusion (FGD) kerja sama dalam menjalankan kewenganan pelaksanaan pengelolan sumber daya air di Kabupaten Badung. Hadir sebagai narasumber Wahyudin, ST, MT selaku perwakilan Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi, Kementerian ESDM Republik Indonesia.

Narasumber lainnya Andi Bardiansyah dari Kementerian Investasi/Badan Koordinator Penanaman Modal Republik Indonesia, I Kadek Sutika, ST dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Arjana, SE, M.Si. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, S.Sos, M.M. Dirut PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, dan I Made Adi Adnyana, SP, MAP Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Badung.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung Ida Bagus Gede Arjana saat dihubungi, Kamis (13/2) mengatakan, pembahasan FGD kali ini mengenai pemanfaatan air bawah tanah (ABT). “Saat ini pemanfaatan ABT untuk usaha cukup besar. Undang-undang mewajibkan pengusaha untuk membayar pajak ABT. Dalam diskusi kemarin, tampaknya para pengusaha ini ada niat baik untuk mengurus izin pemanfaatan ABT ini. Tapi UU No. 6 tahun 2023 masih memberikan ruang hingga Juni tahun 2026. Jadi masih ada waktu masyarakat atau pengusaha mempersiapkan persyaratan untuk mengurus izin,” ujar Arjana.

Ia mengatakan, pihaknya juga mengapresiasi pengusaha dan masyarakat yang sumurnya sudah dipasangi water meter dan membayar pajak ABT. “Artinya kepatuhan mereka membayar pajak kami apresiasi meskipun izinnya belum rampung. Dalam tertib administrasi pemerintahan, kita juga menjadi temuan BPK karena objek yang dipunguti pajak belum ada izinnya. Ke depan dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan masyarakat atau pengusaha memiliki izin dan mereka bayar pajak,” paparnya. (sar/kombad)

Baca Juga  Update Covid-19 di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 34 dan Pasien Sembuh Bertambah 19
Hosting Indonesia