bvn/sar
Dirtek Made Suarsa
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Hingga saat ini, progres pemasangan pipa bawah laut yang nantinya mengalirkan air ke wilayah Badung Selatan, baru mencapai sekitar 50 persen. Banyak kendala yang ditemui terutama di sektor perizinan sehingga progresnya saat ini (hingga akhir Desember 2025, red) baru 50 persen.
Hal itu diungkapkan Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Badung Made Suarsa saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. “Ya progresnya baru sekitar 50 persen karena banyak kendala, terutama di perizinan,” tegasnya.
Walau begitu, dia memastikan, sudah memiliki alternatif untuk pelayanan air bersih untuk pelanggan di wilayah Badung Selatan, khususnya di wilayah Pecatu dan sekitarnya. “Kami sudah memiliki alternatif di Plan B untuk mengikuti arahan dari Bupati bahwa pada Desember pelanggan di Badung Selatan sudah harus teraliri air bersih,” tegasnya.
Pihaknya sudah memasang pipa yang didukung pompa 800 KW di sistem 4 estuary menuju reservoar Tegehsari, yang selama ini belum termanfaatkan. Kemudian diteruskan ke Ungasan, melalui reservoar untuk wilayah Ungasan dan Pecatu.
Ia menambahkan, uji coba pompa menambah aliran kita ke Nusa Dua dan Ungasan. Hari ini kita uji coba. “Artinya karena pemasangan sudah selesai, uji coba pompa yang pertama, setelah itu mudah-mudahan dalam satu atau dua pekan air bisa kita alirkan ke darah Ungasan Dan Pecatu,” katanya.
Optimalisasi dengan menambahkan pemasangan pompa besar bertujuan agar air bisa mengalir aliran ke wilayah Ungasan. “Sebelum akhir tahun sampai tanggal 30 Desember proyek aliran air 70 liter/detik menuju Ungasan ini harusnya sudah selesai,” tegas suarsa
Dengan proyek tersebut, masyarakat wilayah Ungasan bisa mendapatkan pelayanan air bersih. “Itu daerah Labuan Sait, Pantai Bingin yang selama ini belum optimal, bisa mendapatkan air selama 24 jam,” ujar Suarsa. (sar)









































