bvn/hmpln
ON AIR RADIO – Suasana on air pada saat dilaksanakan kegiatan sosialiasi dari PLN UP2D Bali di radio RPKD FM.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Untuk memastikan listrik di Bali tetap aman dan andal, PLN UP2D Bali bekerja sama dengan Radio RPKD 92,6 FM memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang keselamatan listrik dan pentingnya budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Melalui siaran radio yang dekat dengan keseharian masyarakat Bali, Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra menjelaskan dengan bahasa sederhana tentang jaringan listrik yang sering kita lihat sehari-hari, seperti tiang listrik, kabel di udara, trafo, hingga gardu listrik.
Edukasi ini penting karena listrik sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali mulai dari rumah tangga, usaha UMKM, hotel, vila, hingga mendukung kegiatan adat dan keagamaan yang hampir setiap hari berlangsung di berbagai wilayah.
Dalam siaran tersebut, PLN mengingatkan beberapa aktivitas yang sering terjadi di Bali dan berisiko terhadap keselamatan, seperti memasang antena, spanduk atau baliho yang terlalu dekat dengan kabel listrik, bermain layang-layang dan diinapkan sampai keesokan harinya, menggunakan benda panjang atau alat lainnya di bawah kabel listrik, mendirikan bangunan terlalu dekat dengan kabel, dan gardu listrik. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan korsleting, kebakaran, bahkan kecelakaan serius.
PLN juga mengingatkan pentingnya memastikan instalasi listrik rumah sesuai standar. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab kebakaran rumah, termasuk di wilayah padat penduduk di Bali.
Beberapa tips sederhana yang dibagikan PLN antara lain jangan menumpuk terlalu banyak colokan pada satu stop kontak, gunakan peralatan listrik berstandar resmi, periksa instalasi listrik secara berkala, segera laporkan potensi bahaya melalui aplikasi PLN Mobile
Keandalan listrik sangat penting bagi Bali yang mengandalkan sektor pariwisata, UMKM, dan industri kreatif. Gangguan listrik tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga pada hotel, restoran, tempat usaha, hingga kegiatan upacara adat.
Karena itu, PLN menegaskan, keselamatan listrik bukan hanya tanggung jawab PLN semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. “Memahami jaringan listrik bukan hanya soal teknis, tetapi soal keselamatan bersama. Kalau masyarakat sadar dan peduli, risiko kecelakaan bisa ditekan dan listrik tetap andal untuk mendukung aktivitas Bali sehari-hari,” jelas Manager PLN UP2D Bali.
Penyiar Radio RPKD 92,6 FM, Dewa Ayu Eka Ratna Dewi menyampaikan, materi yang dibawakan PLN sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya, edukasi seperti ini penting karena banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari berisiko terhadap keselamatan listrik.
Melalui kerja sama rutin dengan radio lokal, PLN berharap pesan keselamatan listrik bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. PLN Bali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. (sar/hmpln)








































