ist
Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama Wakil Ketua I Wayan Suyasa.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Agenda rapat paripurna yang digelar di DPRD Badung, Selasa (10/8/2021) merupakan bagian dari mekanisme dalam sebuah proses penganggaran. “Ini sangat penting. Jawaban pemerintah terhadap KUA PPAS 2022 adalah jawaban yang sangat penting yang kita tunggu,” ujar Ketua DPRD Badung Putu Parwata seusai rapat paripurna.
Seperti apa yang kita ketahui, ujarnya, Pemerintahan Kabupaten Badung itu eksekutif dan DPRD. Jadi semua program yang akan dilaksanakan sebelum ditetapkan dalam KUA PPAS yang nanti terakhir finalnya di APBD harus memiliki satu kesepakatan bersama antara Dewan dan eksekutif.
Karena itu, tegasnya, saran-saran Dewan melalui fraksi-fraksinya itu sudah diakomodir termasuk juga pokok-pokok pikiran Dewan. “Semoga ini semua menjadi sebuah program yang ditetapkan dalam KUA PPAS dan menjadi acuan dalam penetapan program Pemerintah Kabupaten Badung di 2022,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.
Sekali lagi, kata Parwata, muara daripada APBD itu adalah bagaimana penanganan covid dan membangkitkan ekonomi kerakyatannya. “Itu jadi prioritas di samping program mandatori dan beberapa kewajiban yang mengikat,” ungkapnya. (sar/bvn)









































