Beranda Badung News Sejumlah Petahana PDIP di DPRD Badung Tumbang, Ini Kata Putu Parwata

Sejumlah Petahana PDIP di DPRD Badung Tumbang, Ini Kata Putu Parwata

Hosting Indonesia

bvn/sar

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Putu Parwata

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Pada perhelatan pemilihan legislatif (pileg) pada 14 Februari 2024 yang lalu, sejumlah incumbent (petahana) dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Badung tidak lolos alias tumbang. Diprediksi, sedikitnya ada 5 petahana yang tidak lolos menjadi anggota DPRD Badung pada periode 2024-2029. Walau jumlah kursi DPRD bertambah menjadi 45 dari sebelumnya 40, jumlah kursi PDI Perjuangan di DPRD Badung tetap 28 buah.

Terkait hal ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. yang ditemui usai menerima audiensi dua kelompok masyarakat yakni Pengurus Lembaga Gereja Pantekosta Gianyar serta Panitia Paskah Majelis Gereja Pantekosta Tabernakel Baithani Denpasar, di kediamannya Kwanji Dalung Kuta Utara, Senin (19/2/2024) menyatakan, namanya suatu persaingan, kadang-kadang situasinya tidak bisa dibaca. “Namanya situasi politik, tiap detik selalu berubah. Makanya para politikus, khususnya kader PDI Perjuangan harus melihat day to day (hari ke hari) pergeserannya. Supaya kita tahu bagaimana kita mengubah strategi. Nah itu yang harus kita lakukan,” ujar Parwata yang juga Ketua DPRD Badung tersebut.

Menurutnya, kader partai harus cerdas. Tidak bisa monoton. “Ya dari dulu sampai sekarang seperti ini, ya gak bisa. Jadi situasi politik itu berubah terus dan kita harus mengikuti, bagaimana situasi politik yang harus kita siasati,” tegas politisi PDI Perjuangan yang kembali lolos untuk menuju DPRD Badung periode 2024-2029.

Terkait capaian tetap 28 kursi pada Pileg 2024 ini walaupun kursi DPRD Badung bertambah menjadi 45 kursi, Putu Parwata menyatakan, tidak ada orang memasang target minimal, artinya pasti lebih dari apa yang suah didapat. Sekarang ini kita sudah tahu bahwa perhelatan politik pilpres dan pileg sudah berjalan dan untuk Badung sementara ini masih bertahan di angka 28 kursi, namun peluang bertambah masih terbuka. Kita masih menunggu hasil rekap dari KPU. Tetapi untuk penambahan kursi, pihaknya masih optimis.

Baca Juga  Mensos Tri Rismaharini Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit

Ditanya di mana kendalanya ketika 28 kursi ini tidak bertambah, Putu Parwata menegaskan, pihaknya akan menggelar suatu evaluasi. Situasi ini tidak statis, selalu berubah-ubah. Situasi politik juga akan berubah. Tetapi pihaknya di internal dalam kader partai, selalu mempersiapkan strategi yang modelnya berbeda. Kita tidak bisa konstan, artinya kita tidak bisa membuat strategi sama dari tahun ke tahun. Nanti pihaknya akan formulakan bagaimana strategi berikutnya dalam menghadapi hajatan politik baik itu pilpres, pileg maupun pilkada. (sar)

Hosting Indonesia