Beranda Badung News Sekda Adi Arnawa Hadiri Gathering “Mewujudkan Badung Daulat Pangan”

Sekda Adi Arnawa Hadiri Gathering “Mewujudkan Badung Daulat Pangan”

Hosting Indonesia

bvn/hmbad

GATHERING – Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara gathering Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung Mewujudkan Badung Daulat Pangan, Selasa (2/1) di Kembengan Sari Waterpark, Petang.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara Gathering Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung dengan Tema “Mewujudkan Badung Daulat Pangan”, Selasa (2/1) bertempat di Kembengan Sari Waterpark, Petang. Turut hadir dalam kesempatan ini Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Camat Petang AA Ngr. Raka Sukaeling, unsur Tripika Kecamatan Petang, penyuluh pertanian se-Badung serta pegawai pertanian yang sudah purnatugas.

Dalam arahannya, Sekda Adi Arnawa menyambut baik acara gathering yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan sebagai wadah menyerap aspirasi guna memajukan sektor pertanian di Badung. Disebutkan, sektor pariwisata memang menjadi unggulan sebagai sumber PAD Badung. Selain pariwisata, sektor pertanian juga patut mendapatkan prioritas utama. Inilah tantangan ke depan yang membutuhkan dukungan semua pihak. “Kami bermimpi ke depan kue pariwisata benar-benar dapat dinikmati oleh semua sektor, salah satunya sektor pertanian. Kami ingin memastikan ke depan petani kita bangga menjadi petani tidak hanya tagline. Kita ingin mewujudkan tourism berkelanjutan berbasis Tri Hita Karana,” jelasnya.

Untuk itu beberapa hal yang ditekankan kepada Dinas Pertanian dan Pangan untuk dapat menjadi program prioritas di tahun 2024 ini. “Kami minta Dinas Pertanian dan Pangan dapat memastikan tingkat produksi pertanian, ketersediaan pangan dan kebutuhan pangan di masyarakat. Selain itu, dapat menumbuhkan petani milenial, serta mendorong petani dengan memberikan penguatan modal,” tambah Adi Arnawa.

Lebih lanjut dijelaskan, di tahun 2023, Bupati sudah mengambil kebijakan dengan memberikan penyertaan modal sekitar Rp 31 miliar untuk Perumda Pasar Mangu Giri Sedana. Penyertaan modal tersebut digunakan membeli gabah petani Badung Rp 10 M. Selain itu memberi insentif bagi petani berupa permodalan, pupuk, bibit dan lainnya. “Dengan membeli produksi petani ini, sebagai upaya memotivasi petani untuk bangga menjadi petani, mampu menekan alih fungsi lahan pertanian serta menekan laju inflasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Bahas Strategi Majukan Ekonomi Pascapandemi, Wawali Arya Wibawa Hadiri Pertemuan Anggota Forum Citynet

Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana menjelaskan, tantangan sektor pertanian ke depan sangat berat. Badung sebagai daerah pertanian dan pariwisata, alih fungsi lahan menjadi tantangan. Selain itu tingkat kesuburan tanah mengalami penurunan akibat penggunaan pupuk kimia, di samping SDM petani rata-rata umur 60 tahun dan sulit mengubah mindset petani. Di Dinas Pertanian dan Pangan diakui pula membutuhkan dukungan SDM. Disampaikan pula laporan kinerja tahun 2023, capaian kinerja Dinas Pertanian mencapai 84 persen serapan anggaran, meningkat tahun lalu hanya 80 persen. Upaya peningkatan kualitas pelayanan, sudah mulai membuat ruang arsip yang baik, memperbaiki gedung satker di Kuta Selatan, pengadaan mobil URC, drone pertanian.

Dilakukan pengembangan lahan cabai 15 ha, bawang merah 2 ha, jagung 5 ha, kedelai 300 ha dan padi 260 ha. Menyebarkan bantuan pascapanen, serta membeli alat panen otomatis. Bidang peternakan sedang menata Sentra Ternak Sobangan, menyebarkan bibit babi hampir 1.200 ekor, sapi 360 ekor, ayam petelur 2.000 ekor. Perkebunan Agro Techno Park sudah mulai jalan kunjungan sudah banyak, menyebarkan bibit kopi 10.000 kepada masyarakat petani. Di bidang pangan 2023, dilaksanakan gerakan pangan murah dan tahun ini akan dilanjutkan setiap bulan di desa-desa.

Lebih lanjut dijelaskan, mulai 2023 diadakan cadangan beras 140 ton kerja sama dengan Bulog, menggalakkan program Watanabe dan Sibertani. Bidang prasarana pertanian, menyerahkan 234 alat pertanian. Bidang kesehatan hewan, dengan program vaksinasi rabies dan Badung tertinggi di Bali, serta memperhatikan shelter anjing. “Kami juga sebagai satu satunya Dinas Pertanian dan Pangan yang memiliki klinik hewan di Indonesia, bertujuan memperluas cakupan vaksinasi dan pelayanan kesehatan hewan,” terangnya. (dev/hmbad)

Hosting Indonesia