Beranda Badung News “Sharing” Penanganan Covid-19, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Kunjungan DPRD Kota...

“Sharing” Penanganan Covid-19, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Kunjungan DPRD Kota Malang

ist

KOTA MALANG – Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menerima kunjungan Ketua DPRD Kota Malang Made Rian bersama tiga wakilnya di ruang kerjanya, Jumat (19/3).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. didampingi Ketua Komisi I Wayan Regep dan salah satu anggota, Made Suardana, Jumat (19/3) menerima kunjungan DPRD Kota Malang. Rombongan DPRD Kota Malang yang berjumlah 45 orang tersebut dipimpin langsung Ketuanya Made Rian didampingi tiga wakilnya yakni Abdurochman, Ferry Kurniawan, dan Asmualik.

Pimpinan rombongan yang juga Ketua DPRD Kota Malang Made Rian menyatakan, kedatangannya ke Badung tiada lain ingin melakukan sharing terkait penanganan covid-19 khususnya dalam hal pemulihan ekonomi. “Dengan strategi dan langkah yang tepat yang kami peroleh dari Badung, kami berharap pelaksanaan vaksinasi di Kota Malang bisa berjalan lebih efektif,” tegas Made Rian yang asli warga Kabupaten Jembrana tersebut.

Selain itu, ujar Rian, pihaknya ingin sedikit membantu membangkitkan perekonomian Kabupaten Badung yang sangat merasakan dampak covid. “Dengan kunjungan kami bersama 45 anggota, kami ingin sedikit membantu Kabupaten Badung dalam meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata,” ujarnya.

Ditanya apa yang dilakukan di Kota Malang untuk menekan penyebaran covid-19, Rian menyatakan tetap bertumpu pada vaksinasi. Saat ini vaksinasi sudah dilakukan untuk tenaga kesehatan (nakes) dan pelayan publik.

Selanjutnya baru menyasar masyarakat. Menurut dia, vaksinasi untuk masyarakat akan digelar mulai 1 April. “Kami berharap vaksinasi untuk masyarakat bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak lama,” tegasnya.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Malang yang menjadikan Badung sebagai objek kunjungan. “Kami apresiasi atas kunjungan ini,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.

Baca Juga  Sinergi TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadan

Kunjungan ini, ujar Parwata, merupakan bukti kongkret atas komitmen DPRD Kota Malang menggeliatkan ekonomi Kabupaten Badung. Karena dari kunjungan ini, tentu saja hotel dan restoran mulai ada pendapatan. Selain pendapatan bagi pelaku pariwisata, katanya, pajak yang nanti masuk ke kas daerah juga ada.

Terkait penanganan covid-19, ujar Parwata, Kabupaten Badung saat ini tengah menggencarkan PPKM berskala mikro berbasis desa/kelurahan. Walau begitu, PPKM yang digelar mulai ada kelonggaran-kelonggaran. Misalnya, dulu pelaku ekonomi hanya boleh beraktivitas hingga pukul 21.00, pada PPKM kali ini sudah dilonggarkan hingga pukul 22.00. “Tujuannya tentu saja agar ekonomi masyarakat, ekonomi daerah bisa kembali menggeliat secara bertahap,” katanya.

Senada dengan Kota Malang, kata Parwata, Badung juga tengah menggenjot vaksinasi untuk menekan covid-19. Saat ini, nakes, pelayan publik dan pegawai sudah memperoleh vaksin. Untuk masyarakat, tegasnya, vasksinasi juga segera digenjot.

Hal ini dilakukan karena Badung berharap segera bisa masuk zona hijau sehingga kunjungan wisatawan mancanegara bisa segera dibuka. “Kami berharap dukungan vaksin dari pemerintah pusat sehingga pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat bisa dipercepat dan Badung bisa segera masuk zona hijau,” tegas Parwata.

Editor N. Sarmawa