bvn/kombad
SOSIALISASI – Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menggelar sosialisasi Gerakan Badung Sehat di Desa Sangeh, Jumat (13/10/2023).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Badung, tidak saja ditunjang dalam bidang ekonomi, namun juga segi kesehatan masyarakatnya. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung terus menggencarkan kegiatan Sosialisasi Gerakan Badung Sehat.
Pada Jumat (13/10), Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Badung melakukan sosialisasi tersebut di Desa Sangeh. Adapun yang hadir dalam sosialisasi ini di antaranya para ibu PKK di Desa Sangeh, Perbekel Sangeh I Made Werdiana, pejabat Dinas Kesehatan yakni Fungsional Ahli Muda Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat I Made Yudiasta dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sangeh Ni ketut Suryawati. Dalam sosialisasi Gerakan Badung Sehat ini menghadirkan dua narasumber yakni dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung I Wayan Nova Suandita, SKM dan Ketua KLPI Provinsi Bali Grace Tangkudung, S.Pd, M.Fis.
I Made Yudiasta yang dihubungi Minggu (15/10) mengungkapkan, sosialisasi Gerakan Badung Sehat ini adalah merupakan program dan inovasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dengan mengimplementasikan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Badung untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Badung. “Dengan Gerakan Badung Sehat ini, kami bergerak dalam satu wadah dengan motto One Day, Full Day serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Sosialisasi ini juga diisi dengan kegiatan makan bareng (makbar), door to door Garbasari berkesinambungan dan juga kegiatan nonton bareng (nobar). “Semua kegiatan ini, kita jadikan satu termasuk juga pelayanan kesehatan mulai dari bayi dalam kandungan hingga lansia. Tujuan dari sosialisasi Gerakan Badung Sehat ini adalah untuk memberikan pemahaman ke masyarakat untuk hidup sehat. Kami juga mengundang KLPI Provinsi Bali sebagai kelompok masyarakat yang peduli dengan lansia dan secara langsung bisa memberikan edukasi masyarakat, baik lansia yang masih bisa aktif maupun lansia yang bedridden di rumah agar para lansia bisa tetap semangat beraktivitas sehingga tetap berguna di masa tua,” terangnya. (sar/kombad)







































